Pemilih Ohio Larang Data Center Besar di 10 Kota; Trenton Setuju 80 Persen

Pemilih Ohio Larang Data Center Besar di 10 Kota; Trenton Setuju 80 Persen

Pemilih di sedikitnya 14 kota kecil di Ohio, Amerika Serikat, menyetujui larangan atau pembatasan data center dalam pemilu 3 November 2026, dan sepuluh kota di antaranya melarang fasilitas besar sepenuhnya. Di Trenton, Issue 17 lolos dengan sekitar 80 persen suara berdasarkan hasil tidak resmi Dewan Pemilihan Butler County, sehingga data center di atas 25 megawatt tidak boleh dibangun di dalam kota. Hasil ini menunjukkan bahwa listrik, air, dan lahan untuk infrastruktur AI kini diputuskan langsung oleh warga.

Apa yang Diputuskan Pemilih Ohio dan Seberapa Besar Marginnya

Pemilih Ohio menyetujui larangan atau pembatasan data center di sedikitnya 14 dari 18 kota yang menggelar pemungutan suara pada 3 November 2026. Menurut Cincinnati Enquirer yang dikutip Capacity, sepuluh kota melarang data center besar sepenuhnya, yaitu Hubbard, Sunbury, Pataskala, Urbana, Defiance, Upper Sandusky, Piqua, Granville, Conneaut, dan Trenton.

Di Trenton, Issue 17 berupa amendemen piagam kota yang melarang data center di atas 25 megawatt. Hasil tidak resmi dari Dewan Pemilihan Butler County menunjukkan dukungan 80 persen, menurut WVXU. Larangan itu menggagalkan rencana kota menganeksasi lahan untuk kampus data center Amazon berdaya 1.000 megawatt, dan mempertanyakan nasib fasilitas 250 megawatt milik Prologis yang sedang dibangun di kawasan industri kota.

Hasil di kota lain beragam bentuknya. Sekitar 55 persen pemilih Grove City menyetujui amendemen piagam yang mewajibkan pemungutan suara publik untuk proyek besar, termasuk data center yang memakai listrik lebih dari 20 megawatt atau air lebih dari 500.000 galon. Di Wilmington, sekitar 80 persen pemilih menolak rezoning lahan untuk proyek data center dalam empat referendum terpisah, menurut Capacity.

Semua angka masih tidak resmi sampai dewan pemilihan tiap county mengesahkannya. Capacity mencatat sejumlah hasil, termasuk usulan larangan di Oregon, Ohio, belum keluar pada Rabu pagi 4 November 2026. Karena itu jumlah kota yang meloloskan pembatasan bisa bergeser dalam beberapa hari ke depan, walau arah umumnya sudah jelas.

Mengapa Warga Menolak dan Siapa yang Melawan

Warga menolak karena kebutuhan listrik dan air data center, sementara pemerintah kota dan perusahaan menawarkan manfaat ekonomi. "It's a sigh of relief," kata Barry Blankenship, pemimpin kelompok Woodsdale and Trenton Environmental Resistance yang mengumpulkan tanda tangan untuk Issue 17, yang mengaitkan hasil itu dengan penolakan nasional terhadap data center, menurut WVXU.

Kubu penolak larangan juga berkampanye dengan dana besar. Issue 17 dilawan kelompok Trenton Community Alliance, yang menurut WVXU didanai pihak luar kota, antara lain Ohio Chamber of Commerce dan Prologis. Kelompok itu berkeliling dari rumah ke rumah, membagikan papan kampanye, dan memasang iklan dengan argumen bahwa larangan akan membatasi peluang ekonomi kota.

Tawaran Trenton memang besar. Pemerintah kota menyebut pembangunan data center akan menghapus pajak properti dana umum kota selama satu tahun, memberi diskon 30 persen keanggotaan YMCA, dan menyalurkan jutaan dolar AS bagi Edgewood City Schools. Warga tetap memilih larangan, dengan selisih suara yang jauh dari tipis.

Ishyan Veluppillai, yang melacak kebijakan data center tingkat negara bagian dan lokal untuk perusahaan energi dan investor di Capstone, menjelaskan kepada Smart Cities Dive bahwa inisiatif lokal ini muncul karena warga merespons proyek yang diumumkan di lingkungan mereka. Menurut dia, pemungutan suara menjadi salah satu alat untuk mengatur industri dan proyek di masa depan.

Dampaknya bagi Industri AI dan Pembangunan Data Center

Hasil Ohio adalah bagian dari gelombang nasional. Menurut Capacity, pemilih di sedikitnya 33 komunitas Amerika Serikat mendukung pembatasan data center pada pemilu 3 November 2026, dan hanya satu ukuran lokal di North Dakota yang berpihak pada pembangunan. Ballotpedia mencatat 41 ukuran lokal di 10 negara bagian, dengan 28 di antaranya membatasi pembangunan jika dijawab ya.

Isu ini juga memengaruhi pilihan di tingkat nasional. Dalam exit poll NBC News yang dikutip Capacity, 56 persen pemilih menyebut AI dan data center sebagai faktor krusial atau besar dalam pilihan mereka untuk Kongres. Menurut NPR yang dikutip Smart Cities Dive, belanja iklan yang menyebut data center dalam pemilihan gubernur, DPR, dan Senat AS melampaui 45 juta dolar AS sepanjang Januari sampai September 2026.

Bagi pengembang, Ohio kini menjadi wilayah berisiko tinggi. Smart Cities Dive mencatat Ohio punya 257 data center, sedikitnya 138 kota dan kabupaten dengan moratorium, serta 23 komunitas yang secara efektif melarangnya. Gerakan amendemen konstitusi negara bagian untuk melarang data center di atas 25 megawatt gagal masuk surat suara 2026, dan pendukungnya menargetkan surat suara tahun depan.

Bagi pengembang, operator, dan pemerintah daerah di Indonesia, pelajarannya adalah penerimaan warga kini menjadi syarat proyek, sama pentingnya dengan pasokan listrik. Burhan sebelumnya melaporkan bahwa BKPM mencatat sembilan investor data center mengincar Indonesia dengan kebutuhan listrik 2,7 gigawatt. Perusahaan yang menyiapkan beban AI sebaiknya menghitung konsumsi listrik dan air sejak awal, serta membuka dialog dengan warga sekitar lokasi sebelum izin diajukan.

Foto sampul: ilustrasi dibuat dengan AI, bukan foto produk atau kejadian asli.

(Burung Hantu Infratek / Berbagai Sumber)


⚠️ Berita ini seluruhnya diriset, ditulis, dan dikembangkan dengan bantuan AI internal Burung Hantu Infratek.

🦉 Burung Hantu Infratek adalah software house dan system integrator yang sudah berpengalaman lebih dari 5 tahun dalam pengembangan dan implementasi generative AI pada berbagai perusahaan dan institusi.


Berita Terkait Data Center AI

⚡ Listrik Data Center AI: Membaca Laporan IEA 2026 untuk Perusahaan Indonesia

🚀 BKPM Catat 9 Investor Data Center Incar Indonesia; Butuh Listrik 2,7 GW

☁️ LG CNS Rampungkan Data Center AI 30 MW di Jakarta; Siap Naik ke 400 MW

🔥 Hermantown Setujui Data Center Google 500 MW Meski Diprotes Warga


Sumber dan Referensi

[1] Trenton votes to ban data centers - WVXU

[2] 33 data centre curbs pass as US midterms turn the AI buildout into a political liability - Capacity

[3] Data centers on more than 3 dozen local ballots - Smart Cities Dive

[4] Ohio leads states in number of local ballot measures on data centers for 2026 - Ballotpedia News

    Pemilih Ohio Larang Data Center Besar di 10 Kota; Trenton Setuju 80 Persen | Burung Hantu Infratek