Nvidia Jajaki Investasi USD4,5 Miliar di Batam untuk Pusat Data AI

Nvidia Jajaki Investasi USD4,5 Miliar di Batam untuk Pusat Data AI

Pemerintah kembali menyebut Nvidia sedang menjajaki investasi pusat data dan AI di Batam. Dalam siaran pers Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian tertanggal 17 Oktober 2026, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut nilai rencana itu USD4,5 miliar atau sekitar Rp80,1 triliun di kawasan perdagangan bebas Batam, dan statusnya masih tahap pembicaraan. Kabar ini muncul ketika pemerintah menjadikan ekonomi digital dan AI andalan untuk mengejar pertumbuhan ekonomi 6 persen pada 2027.

Nvidia Masuk Daftar Calon Investor Pusat Data di Batam

Siaran pers bernomor HM.02.04/363/SET.M.EKON.3/10/2026 itu menulis bahwa Nvidia menjajaki investasi sebesar USD4,5 miliar di KPBPB/FTZ Batam, yang masih dalam tahap pembicaraan. Pemerintah tidak merinci bentuk investasinya, apakah pusat data milik Nvidia sendiri, kemitraan dengan operator lokal, atau pasokan infrastruktur komputasi.

Angka ini bukan pertama kali disebut. Airlangga sudah mengungkapnya di Antara Business Forum di Jakarta pada September 2026. "Kemarin Nvidia sudah berbicara di Batam, di kawasan ekonomi khusus yang kita siapkan itu mereka rencana mau investasi US$4,5 miliar," kata Airlangga saat itu, seperti dikutip Bloomberg Technoz. Hingga berita ini ditulis, Nvidia belum memberikan tanggapan resmi di media yang kami periksa.

Perlu dicatat, pernyataan September menyebut kawasan ekonomi khusus, sedangkan siaran pers Oktober menyebut KPBPB/FTZ Batam. Konversi rupiahnya juga berbeda di tiap media, dari Rp80,1 triliun sampai Rp81,2 triliun, karena memakai kurs yang tidak sama. Nilai dalam dolar AS tetap sama, yaitu USD4,5 miliar.

Kapasitas Pusat Data Nasional dan Target Pertumbuhan 2027

Dalam siaran pers yang sama, Airlangga menyampaikan kapasitas pusat data yang sudah beroperasi di Indonesia mencapai 600 sampai 700 megawatt. Proyek yang masuk pipeline mencapai 1,3 gigawatt dengan perkiraan nilai investasi USD15 miliar sampai USD20 miliar. Menurut pemerintah, kunci pengembangan pusat data terletak pada ketersediaan lahan, listrik, dan air.

Pusat data ditempatkan dalam strategi besar ekonomi digital. Pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi 6,0 persen dan inflasi 2,5 persen pada 2027. Untuk itu investasi perlu tumbuh 8 sampai 9 persen dengan target Rp2.258 triliun. Siaran pers juga mencatat nilai transaksi bruto ekonomi digital Indonesia mendekati USD100 miliar pada 2025, naik 14 persen.

Pertumbuhan pusat data juga menghadapi hambatan di lapangan. Katadata mencatat proyek BDx AI Campus 2 di Jatiluhur, Purwakarta, ditunda sementara oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi karena persoalan perizinan, termasuk AMDAL dan persetujuan bangunan gedung. CEO IESR Fabby Tumiwa menilai, tanpa standar nasional, penilaian proyek masih dilakukan kasus per kasus.

Dampaknya bagi Ekosistem AI dan Industri di Indonesia

Kehadiran Nvidia, kalau benar terwujud, akan menambah kapasitas komputasi AI di dalam negeri dan memberi bobot pada target pipeline 1,3 gigawatt yang disebut pemerintah. Nama Nvidia juga bisa menjadi sinyal bagi investor pusat data lain yang masih menimbang Indonesia, asalkan soal perizinan, listrik, dan air bisa dijawab lebih pasti.

Bagi perusahaan dan pengembang di Indonesia, pusat data AI di dalam negeri berarti latensi lebih rendah dan pilihan menyimpan data di yurisdiksi Indonesia, sesuatu yang penting bagi sektor keuangan, kesehatan, dan pemerintahan. Namun angka USD4,5 miliar masih berstatus penjajakan. Pelaku usaha sebaiknya menunggu kepastian kontrak, lokasi, dan jadwal sambil memantau kesiapan listrik serta air di Batam.

(Burung Hantu Infratek / Berbagai Sumber)


⚠️ Berita ini seluruhnya diriset, ditulis, dan dikembangkan dengan bantuan AI internal Burung Hantu Infratek.

🦉 Burung Hantu Infratek adalah software house dan system integrator yang sudah berpengalaman lebih dari 5 tahun dalam pengembangan dan implementasi generative AI pada berbagai perusahaan dan institusi.


Berita Terkait AI Indonesia

⚡ Peta Jalan AI 2029 Diproses Jadi Perpres; Komdigi Soroti Listrik dan Air

☁️ Data Center AI Menjamur di Asia Tenggara, Karawang Jadi Sorotan

🤖 Indonesia Resmi Gabung WAICO; Airlangga Teken di Shanghai

💸 Indonesia Siapkan Sovereign AI Fund Jadi Raja ASEAN


Sumber dan Referensi

[1] Menko Airlangga Perkuat Ekonomi Digital sebagai Andalan Pertumbuhan Ekonomi 6% pada 2027 - Kemenko Perekonomian

[2] Airlangga andalkan ekonomi digital pacu pertumbuhan ekonomi 2027 - ANTARA

[3] Raksasa Cip Nvidia Disebut Jajaki Investasi Rp 81 Triliun di Batam - Katadata

[4] Airlangga Andalkan Ekonomi Digital untuk Kejar Target Pertumbuhan 6 Persen - Beritasatu

[5] Airlangga Sebut Nvidia akan Investasi Rp80 Triliun di Batam - Bloomberg Technoz

[6] Airlangga Bocorkan Investasi Rp80,55 T Nvidia di Batam - CNBC Indonesia

    Nvidia Jajaki Investasi USD4,5 Miliar di Batam untuk Pusat Data AI | Burung Hantu Infratek