Indonesia Resmi Gabung WAICO; Airlangga Teken di Shanghai

Indonesia resmi menjadi anggota pendiri World Artificial Intelligence Cooperation Organization (WAICO), organisasi kerja sama AI global yang digagas pemerintah China. Penandatanganan dilakukan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto di Shanghai, bersama 28 negara lain termasuk Kazakhstan, Laos, Pakistan, dan Rusia, disaksikan langsung Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres. Langkah ini menegaskan ambisi Indonesia untuk jadi pemain utama, bukan sekadar pasar, dalam ekonomi digital global yang makin didominasi kecerdasan buatan.
29 Negara Sepakat Bentuk Organisasi AI Global
Penandatanganan kesepakatan pendirian WAICO berlangsung di Shanghai pada 16 Juli 2026, dengan Menteri Luar Negeri China Wang Yi menandatangani perjanjian atas nama pemerintah China. WAICO akan menjadi organisasi antarpemerintah independen berkantor pusat di Shanghai, dengan misi mendorong kerja sama internasional dan tata kelola global di bidang kecerdasan buatan.
Airlangga Hartarto menyatakan keikutsertaan Indonesia sebagai salah satu penandatangan pertama menegaskan komitmen kuat Indonesia untuk menjadi pelaku utama, bukan sekadar pasar, dalam ekonomi digital global. Keputusan bergabung ini merupakan kelanjutan dari kesepakatan kerja sama ekonomi digital yang sudah dijalin Airlangga dengan Menteri Perdagangan China Wang Wentao sejak 2022.
Fokus WAICO, Inovasi Bersama dan Pemerataan Kapabilitas AI
WAICO dirancang mengusung dua pilar utama. Pilar pertama adalah memperdalam kerja sama inovasi lewat riset kolaboratif, pertukaran teknologi, dan kemitraan industri lintas negara, dengan harapan mempercepat inovasi sekaligus memungkinkan lebih banyak negara ikut menikmati manfaat kemajuan teknologi AI.
Pilar kedua adalah mendorong pembangunan yang inklusif melalui Inclusive Plan for Building Artificial Intelligence Capacity, yang bertujuan mempersempit kesenjangan kapabilitas AI antarnegara lewat pelatihan teknis, pembangunan infrastruktur digital, dan penguatan kapasitas kelembagaan, terutama bagi negara berkembang seperti Indonesia yang masih membangun ekosistem talenta dan infrastruktur AI dalam negeri.
Peluang dan Tantangan bagi Indonesia
Di luar forum WAICO, Airlangga juga menggunakan kesempatan di Shanghai untuk menjajaki investasi China ke sektor pusat data Indonesia, termasuk menyoroti potensi wilayah timur Indonesia, khususnya Sulawesi Utara, sebagai lokasi strategis pembangunan data center berkat konektivitasnya dengan jaringan transmisi global ke Amerika Serikat.
Keanggotaan Indonesia di WAICO membuka jalur baru untuk kolaborasi riset AI, pelatihan talenta, dan potensi investasi infrastruktur digital dari China. Namun keikutsertaan ini juga menuntut kesiapan Indonesia menyeimbangkan kerja sama dengan blok AI yang dipimpin China ini terhadap hubungan teknologi yang sudah lama dijalin dengan perusahaan-perusahaan AI Barat seperti Google, Microsoft, dan OpenAI.
Bagi pengembang solusi AI di Indonesia, langkah pemerintah bergabung dengan WAICO bisa membuka akses lebih luas ke riset dan pendanaan AI dari China, sekaligus jadi sinyal bahwa pemerintah semakin serius menempatkan AI sebagai agenda strategis nasional, bukan lagi sekadar wacana kebijakan.
(Burung Hantu Infratek / Berbagai Sumber)
⚠️ Berita ini seluruhnya diriset, ditulis, dan dikembangkan dengan bantuan AI internal Burung Hantu Infratek. Mohon maaf apabila terdapat ketidakakuratan pada data aktual.
🦉 Burung Hantu Infratek adalah software house dan system integrator yang sudah berpengalaman lebih dari 5 tahun dalam pengembangan dan implementasi generative AI pada berbagai perusahaan dan institusi.
Berita Terkait AI Indonesia
📊 92% Perusahaan Indonesia Adopsi AI, Tertinggi di ASEAN
☁️ Microsoft Hadirkan Pusat Data Cloud Pertama di Indonesia untuk Akselerasi Adopsi AI
🎬 Industri Film Indonesia Adopsi AI Massal
Sumber dan Referensi
[1] 29 countries sign agreement on establishing World AI Cooperation Organization - Xinhua
[2] RI to participate in China's initiative AI cooperation, WAICO - ANTARA News
[3] AI for all, WAICO's plan to bridge the digital divide - CGTN
[4] Indonesia Joins Global AI Alliance - AsiaToday.id
[5] Airlangga seeks Chinese investment for Indonesia data centres - IDN Financials
