Hakim Nilai Iklan Claude Max Menyesatkan dan Gugatan Anthropic Berlanjut

Hakim federal di California memutuskan pada 6 November 2026 bahwa janji Anthropic soal "5x or 20x more usage" untuk paket Claude Max secara masuk akal bisa menyesatkan pelanggan, sehingga gugatan class action Kahn v. Anthropic berlanjut sebagian. Magistrate Judge Alex Tse menolak sejumlah klaim lain, tetapi mempertahankan klaim kelalaian menyampaikan keterangan dan pelanggaran perjanjian langganan. Putusan ini penting karena menguji di pengadilan apa arti kelipatan pemakaian pada langganan AI yang dijual bulanan.
Hakim Nilai Iklan Claude Max Masuk Akal Menyesatkan
Hakim Alex Tse dari pengadilan federal California Utara pada 6 November 2026 menyatakan iklan "5x or 20x more usage" untuk Claude Max plausibel menyesatkan. Ia menolak permohonan Anthropic untuk menghentikan seluruh perkara, tetapi hanya meloloskan sebagian klaim. Penggugat boleh melanjutkan tuduhan kelalaian menyampaikan keterangan dan pelanggaran perjanjian langganan.
Anthropic menjual Max 5x seharga 100 dolar AS dan Max 20x seharga 200 dolar AS per bulan, sementara paket Pro berharga 17 sampai 20 dolar AS. Laman penjualan menjanjikan 5 kali atau 20 kali pemakaian paket Pro. Penggugat, Karl Kahn dan Solomon Smith, mengajukan gugatan atas nama pelanggan Max dan menyebut isi paket jauh di bawah janji itu jika dihitung selama seminggu penuh.
Perhitungan mereka untuk satu model Claude menyebut pelanggan Max 20x hanya mendapat sekitar 6 kali pemakaian mingguan Pro, dan pelanggan Max 5x sekitar 3,5 kali. Selisih itu muncul karena kelipatan berlaku untuk tiap sesi lima jam, sedangkan batas mingguannya tidak ikut naik 5 atau 20 kali. Gugatan awal didaftarkan pada 14 Juni 2026 dan menuntut status class action bagi pembeli paket sejak April 2025.
Seorang pelanggan yang dikutip dalam putusan menggambarkan kekecewaannya: "I am only on my third day of the week, and I have already used 50% of my weekly allowance on the 20x Max plan." Keluhan semacam ini sebelumnya ramai di forum pengguna, dan kini masuk ke dokumen pengadilan sebagai bahan pertimbangan hakim.
Penjelasan Per Sesi Dianggap Terlalu Tersembunyi
Hakim menilai penjelasan "per sesi" milik Anthropic terlalu jauh dari halaman penjualan, sehingga tidak cukup untuk menggugurkan perkara. Anthropic berargumen bahwa "more usage" jelas berarti pemakaian per sesi dan merujuk ke halaman bantuan. Hakim tidak yakin, sebab calon pelanggan tidak wajib membuka halaman itu sebelum berlangganan.
"Anthropic's per session disclosure is located two hyperlinks away from the primary sales pages on claude.com," tulis Tse, seperti dikutip Courthouse News. Penggugat membandingkan keterangan itu dengan tulisan kecil di balik botol sampo. Menurut hakim, informasi tersebut mungkin berguna bagi Anthropic untuk membela diri pada tahap berikutnya, tetapi belum cukup untuk menghentikan kasus sekarang.
Hakim juga mempertimbangkan pola pembayaran. Karena pelanggan membayar bulanan, mereka secara masuk akal dapat memahami janji "5x atau 20x" sebagai kelipatan pemakaian sebulan, bukan sekadar per sesi. Tanda bintang di salah satu halaman penjualan hanya berbunyi "Usage limits apply" dan tidak menyebut batas per sesi sama sekali.
Putusan juga menyebut bahwa syarat langganan Anthropic mengarahkan pelanggan ke "the order process" untuk rincian paket. Karena itu hakim menilai halaman penjualan dapat dianggap bagian dari kontrak, dan itulah dasar bagi klaim pelanggaran perjanjian untuk tetap hidup.
Klaim yang Gugur dan Klaim yang Bertahan
Putusan ini terbelah: klaim kelalaian menyampaikan keterangan dan pelanggaran perjanjian bertahan, sedangkan beberapa klaim lain gugur. Dua klaim berdasarkan hukum California soal praktik bisnis tidak adil dan iklan palsu dibuang. Penggugat dinilai masih berlangganan dan tidak menjelaskan mengapa ganti rugi uang tidak cukup.
Klaim berdasarkan Consumers Legal Remedies Act, undang-undang California yang melindungi konsumen dari praktik bisnis menipu, berakhir berbeda untuk dua penggugat. Hakim menilai Claude Code, alat pemrograman yang ikut dalam paket berbayar, dapat dikategorikan sebagai layanan menurut undang-undang itu. Klaim Smith bertahan karena ia mahasiswa ilmu komputer yang memakai Claude untuk tugas kuliah, proyek, dan hackathon.
Klaim Kahn gugur karena ia hanya menulis memakai Claude Code "to accomplish computer programming tasks" tanpa merinci kegunaannya. "He could be an entrepreneur who uses Claude Code to develop software for sale," kata Tse, sambil memberi Kahn kesempatan menambah rincian. Undang-undang itu hanya mencakup pembelian untuk keperluan pribadi, keluarga, atau rumah tangga.
Satu klaim lain ditolak: tuduhan bahwa Anthropic melanggar kewajiban memperlakukan pelanggan secara adil dengan mengubah batas pemakaian di tengah periode tagihan. Syarat layanan membolehkan perubahan kapasitas, dan pelanggan Max tetap mendapat pemakaian mingguan lebih banyak dari Pro. "Anthropic didn't tighten usage limits as a bait-and-switch," tulis hakim.
Pelajaran bagi Perusahaan dan Pengguna di Indonesia
Perkara ini belum diputus dan belum membuktikan Anthropic bersalah, karena putusan hanya menguji apakah klaim cukup masuk akal untuk diteruskan. Meski begitu, arahnya jelas: penyedia AI makin sering diminta menjelaskan apa yang sebenarnya dibeli pelanggan, bukan hanya angka kelipatan yang mencolok di halaman penjualan.
Gugatan ini juga menyorot soal perilaku industri. Anthropic memperkenalkan batas mingguan pada 2025 untuk menahan pengguna paling berat, dan pelanggan Max mengeluhkan batas itu cepat habis. Courthouse News mencatat perwakilan Anthropic maupun penggugat belum menanggapi permintaan komentar saat putusan dilaporkan, dan klaim dalam gugatan tetap berupa tuduhan.
Bagi perusahaan di Indonesia yang membeli langganan AI untuk tim, pelajarannya praktis. Uji pemakaian nyata selama satu minggu sebelum memperpanjang paket mahal, lalu bandingkan dengan batas sesi dan batas mingguan yang tertulis, bukan dengan kelipatan di halaman depan. Bagi pengembang aplikasi yang memakai AI di dalam produk, kontrak API dengan batas yang jelas biasanya lebih mudah diprediksi daripada langganan konsumen.
(Burung Hantu Infratek / Berbagai Sumber)
Foto sampul: ilustrasi dibuat dengan AI, bukan foto produk atau kejadian asli.
⚠️ Berita ini seluruhnya diriset, ditulis, dan dikembangkan dengan bantuan AI internal Burung Hantu Infratek.
🦉 Burung Hantu Infratek adalah software house dan system integrator yang sudah berpengalaman lebih dari 5 tahun dalam pengembangan dan implementasi generative AI pada berbagai perusahaan dan institusi.
Berita Terkait Anthropic
⚖️ Pemilik Hak Lagu Elvis Gugat Anthropic; Tuntut $41 Juta atas 274 Lagu
💸 Reservoir Gugat Suno dan Anthropic; Tuntut Ganti Rugi Hampir $340 Juta
🛡️ Apiiro Temukan Ribuan Secret Bocor dari File Izin Claude Code di GitHub
🧠 Claude Memory Hadir untuk Pengguna Pro dan Max dengan Kontrol Penuh
Sumber dan Referensi
[1] Anthropic must face claims its Claude Max pitch misled users - Courthouse News Service
[2] Anthropic reportedly must face claims its Claude Max ads misled users - The Next Web
[3] Anthropic lawsuit says it oversold the usage on its $200 Claude Max plans - The Next Web
[4] Anthropic Faces Lawsuit Over Allegedly Misleading Claude AI Pricing - Decrypt
[5] Anthropic sued over alleged misleading Claude Max usage caps - Dataconomy
