Pentagon Ancam Putus Kontrak $200 Juta dengan Anthropic


Gedung Pentagon, markas besar Departemen Pertahanan AS di Arlington, Virginia. (Foto: Wikimedia Commons / Public Domain)
Pentagon mengancam akan memutus kontrak senilai $200 juta dengan Anthropic karena perusahaan AI ini menolak memberi akses penuh Claude untuk keperluan militer. Konflik ini memanas setelah terungkap bahwa Claude ternyata sudah digunakan dalam operasi penangkapan mantan Presiden Venezuela Nicolás Maduro.
Claude Dipakai Tangkap Maduro, Anthropic Kaget
Wall Street Journal mengungkap bahwa model AI Claude milik Anthropic digunakan oleh militer AS dalam operasi penangkapan mantan Presiden Venezuela Nicolás Maduro. AI tersebut diakses melalui kemitraan Anthropic dengan Palantir, perusahaan software yang sudah lama menjadi kontraktor pertahanan AS.
Penggunaan Claude dalam operasi militer nyata ini menjadi sorotan karena pedoman penggunaan Anthropic sendiri secara eksplisit melarang Claude digunakan untuk memfasilitasi kekerasan, mengembangkan senjata, atau melakukan pengawasan massal. Fakta bahwa AI mereka ternyata sudah terlibat dalam operasi militer tanpa sepengetahuan penuh perusahaan memicu ketegangan internal.
Menurut Axios, setelah berita penggunaan Claude dalam raid Maduro mencuat, Anthropic menanyakan kepada Pentagon apakah software mereka memang digunakan dalam operasi tersebut. Pertanyaan ini justru memicu kemarahan di kalangan pejabat Departemen Pertahanan. Seorang pejabat senior pemerintahan Trump menyatakan bahwa sikap Anthropic yang mempertanyakan penggunaan Claude "menimbulkan kekhawatiran serius" dan mengindikasikan bahwa perusahaan mungkin tidak akan menyetujui jika mengetahui lebih awal.
Pentagon Mau Semua AI Company Tunduk Total
Konflik Anthropic bukan insiden terisolasi. Pentagon sedang mendorong empat perusahaan AI terkemuka, yaitu OpenAI, Google, Anthropic, dan xAI, untuk mengizinkan militer menggunakan teknologi mereka untuk "semua tujuan yang sah menurut hukum." Ini termasuk area paling sensitif seperti pengembangan senjata, pengumpulan intelijen, dan operasi medan perang.
Seorang pejabat anonim pemerintahan Trump mengungkapkan kepada Axios bahwa salah satu dari tiga perusahaan selain Anthropic sudah menyetujui persyaratan tersebut, sementara dua lainnya menunjukkan "fleksibilitas." Anthropic, di sisi lain, menjadi yang paling keras menolak.
Juru bicara Anthropic menegaskan bahwa perusahaan tidak pernah mendiskusikan penggunaan Claude untuk operasi spesifik dengan Departemen Pertahanan. Sebaliknya, percakapan selama ini fokus pada pertanyaan kebijakan penggunaan tertentu, khususnya dua batasan keras yang tidak bisa dinegosiasikan: larangan senjata otonom penuh dan larangan pengawasan massal terhadap warga Amerika.
Setelah berbulan-bulan negosiasi yang alot tanpa hasil, Pentagon dilaporkan semakin condong untuk memutus hubungan sepenuhnya daripada terus bernegosiasi kasus per kasus atau menerima batasan-batasan yang dipasang Anthropic.
Dilema Moral vs Bisnis Raksasa
Situasi ini menempatkan Anthropic pada posisi yang sangat sulit. Di satu sisi, perusahaan yang didirikan oleh mantan peneliti OpenAI ini dibangun di atas prinsip keamanan AI dan pengembangan yang bertanggung jawab. Dario Amodei, CEO Anthropic, selalu memposisikan perusahaannya sebagai pionir AI safety.
Di sisi lain, kontrak $200 juta dengan Pentagon bukanlah angka kecil, apalagi di tengah persaingan sengit yang membutuhkan dana besar. Anthropic baru saja mengantongi pendanaan $20 miliar dengan valuasi mencapai ratusan miliar dolar. Kehilangan kontrak pertahanan bisa menjadi sinyal negatif bagi investor yang menilai adopsi pemerintah sebagai legitimasi bisnis.
Yang menarik, NDTV melaporkan bahwa adopsi militer justru dianggap sebagai "boost kredibilitas besar" bagi perusahaan AI karena membantu membenarkan valuasi tinggi yang didorong investor. Ini menciptakan tekanan paradoks, di mana prinsip keamanan yang menjadi DNA Anthropic berbenturan dengan ekspektasi bisnis.
Dengan tiga kompetitor yang menunjukkan kemauan lebih besar untuk bekerja sama dengan militer, Anthropic berisiko kehilangan bukan hanya kontrak Pentagon, tapi juga posisi strategis di ekosistem AI pemerintah AS yang semakin berkembang pesat.
(Burung Hantu Infratek / Berbagai Sumber)
⚠️ Berita ini seluruhnya diriset, ditulis, dan dikembangkan dengan bantuan AI internal Burung Hantu Infratek. Mohon maaf apabila terdapat ketidakakuratan pada data aktual.
Berita Terkait Anthropic dan AI
🤖 Anthropic Kantongi Pendanaan Baru, Investor Berebut Masuk
🔥 China Pakai Claude AI untuk Serangan Siber Pertama
💼 Goldman Sachs Pakai Claude untuk Otomasi Accounting dan Compliance
⚡ Anthropic Tembus Valuasi Ratusan Miliar Berkat Investasi Microsoft dan Nvidia
🚀 OpenAI Tuduh DeepSeek Curi Teknologi AI Amerika
Sumber dan Referensi
[1] Exclusive: Pentagon threatens to cut off Anthropic in AI safeguards dispute - Axios
[2] Anthropic and the Pentagon are reportedly arguing over Claude usage - TechCrunch
[3] Pentagon threatens to cut off Anthropic in AI safeguards dispute - Reuters
[4] Pentagon Used Anthropic's Claude in Maduro Venezuela Raid - WSJ
[5] US military used Anthropic's AI model Claude in Venezuela raid - The Guardian
[6] Pentagon's use of Claude during Maduro raid sparks Anthropic feud - Axios
