Nebius Dapat Pinjaman $3,5 Miliar dari Citi untuk Data Center dan GPU

Nebius Group, perusahaan cloud AI asal Amsterdam yang tercatat di Nasdaq, mendapat fasilitas pinjaman senilai 3,5 miliar dolar AS dari Citi. Pengumuman pada 22 Oktober 2026 itu menyebut dana dipakai untuk membangun data center dan membeli GPU, dengan tenor 364 hari. Kesepakatan ini menunjukkan bagaimana penyedia cloud AI generasi baru, yang sering disebut neocloud, kini bergantung pada utang bank untuk mengejar permintaan komputasi AI yang terus melonjak.
Apa Isi Pinjaman Citi untuk Nebius?
Nebius menerima fasilitas kredit senior beragunan (senior secured facility) senilai 3,5 miliar dolar AS dari Citi pada 22 Oktober 2026. Pinjaman berjangka 364 hari ini dipakai untuk pembangunan data center, pembelian GPU, dan kebutuhan umum perusahaan. Citi bertindak sebagai mandated lead arranger, agen, sekaligus agen jaminan.
Menurut siaran pers Nebius (2026), bunga awal fasilitas ini adalah Term SOFR ditambah 2,75 persen per tahun. Marjin tersebut bisa naik sampai maksimal 3,50 persen per tahun dan masih bisa disesuaikan dengan ketentuan lain. SOFR adalah suku bunga acuan pinjaman antarbank dalam dolar AS, jadi beban bunga Nebius ikut bergerak bila suku bunga acuan Amerika Serikat berubah.
Nebius menyebut pinjaman ini melengkapi sumber dana yang sudah ada, yaitu pembayaran di muka dari pelanggan dan arus kas operasi. Perusahaan menilai pola itu memberi keleluasaan untuk menentukan waktu dan bentuk penggalangan modal berikutnya. Fokusnya tetap sama, yaitu menambah kapasitas komputasi AI di berbagai negara secepat mungkin.
Pasar merespons dengan hati-hati. Menurut RTTNews (2026), saham Nebius turun 1,50 persen pada perdagangan pra-pasar Nasdaq setelah ditutup di level 171,57 dolar AS sehari sebelumnya. Penurunan sebesar itu masih tergolong kecil untuk saham teknologi yang bergerak cepat, sehingga belum bisa dibaca sebagai penolakan investor terhadap pinjaman ini.
Strategi Pendanaan Bertahap dan Kontrak $40 Miliar
Nebius menyebut pinjaman Citi sebagai satu tahap dalam strategi pendanaan bertahap. Utang jangka pendek dipakai untuk membiayai kapasitas terdekat, sementara pendanaan jangka panjang bisa disusun belakangan. Perusahaan juga menyebut punya komitmen kontrak jangka panjang lebih dari 40 miliar dolar AS dari pelanggan berperingkat layak investasi.
"Kami terus menjalankan strategi pendanaan sesuai rencana, dan senang telah mendapatkan pembiayaan ini dari lembaga keuangan global terkemuka," kata Ophir Nave, Chief Operating Officer Nebius. Ia menambahkan bahwa hasil ini lahir dari pendekatan disiplin dalam mengelola neraca, sekaligus membuktikan kemampuan perusahaan memilih kapan dan bagaimana menggalang modal.
"Menyusun pembiayaan secara bertahap adalah cara kami mengoptimalkan biaya modal jangka panjang," ujar Nave. Menurutnya, Nebius masih punya berbagai sumber modal untuk fase pertumbuhan berikutnya, termasuk pembiayaan berbasis aset yang dijamin komitmen kontrak tersebut. Artinya, kontrak pelanggan besar bisa dijadikan dasar pinjaman yang lebih panjang dan lebih murah.
Pinjaman ini bukan penggalangan dana besar pertama Nebius tahun ini. Pada 24 Agustus 2026, perusahaan menutup penawaran obligasi konversi senilai total 5,75 miliar dolar AS. Rinciannya, 3,45 miliar dolar AS untuk seri jatuh tempo 2030 berbunga 0,50 persen dan 2,3 miliar dolar AS untuk seri jatuh tempo 2034 berbunga 4,50 persen.
Belanja Modal Neocloud Naik Lebih Cepat dari Pendapatan
Kebutuhan utang Nebius berasal dari belanja modal yang tumbuh jauh lebih cepat daripada pendapatan. Menurut laporan keuangan Nebius kuartal II 2026, pembelian aset tetap dan aset tak berwujud mencapai 5,66 miliar dolar AS dalam tiga bulan, hampir sepuluh kali lipat pendapatan pada periode yang sama.
Pendapatan Nebius pada kuartal II 2026 sebenarnya tumbuh pesat, naik 454 persen menjadi 582,3 juta dolar AS dari 105,1 juta dolar AS setahun sebelumnya. Selama semester I 2026, pendapatan mencapai 981,3 juta dolar AS. Namun belanja modal semester yang sama sudah menyentuh 8,13 miliar dolar AS, naik 671 persen dibanding semester I 2025.
Laba juga belum stabil. Nebius mencatat EBITDA yang disesuaikan positif 236,2 juta dolar AS pada kuartal II 2026, tetapi masih membukukan rugi bersih dari operasi berkelanjutan 190,4 juta dolar AS. Biaya penyusutan dan amortisasi naik 245 persen menjadi 259,7 juta dolar AS, seiring makin banyaknya GPU dan data center yang mulai beroperasi.
Pola seperti ini umum di kalangan neocloud. Mereka membeli GPU lebih dulu, lalu menagih pelanggan bertahun-tahun kemudian lewat kontrak sewa kapasitas. Selama permintaan dari raksasa teknologi tetap tinggi, model ini bisa berjalan, tetapi ketergantungan pada pinjaman membuat mereka sensitif terhadap kenaikan suku bunga dan penurunan harga sewa GPU.
Apa Dampaknya bagi Pasar Cloud AI dan Indonesia?
Pinjaman Citi menegaskan bahwa kapasitas komputasi AI global kini dibiayai bank dan pasar obligasi, bukan hanya modal ventura. Bagi pengguna cloud AI, hal ini berarti pasokan GPU sewaan akan terus bertambah, tetapi harga dan ketersediaannya ikut dipengaruhi biaya utang penyedianya.
Persaingan antara neocloud dan hyperscaler seperti AWS, Microsoft Azure, dan Google Cloud juga makin ketat. Neocloud biasanya menawarkan akses GPU kelas atas dengan harga lebih fleksibel, sementara hyperscaler unggul di ekosistem layanan. Pelanggan perusahaan diuntungkan oleh pilihan yang lebih banyak, tetapi perlu menilai kesehatan keuangan penyedia sebelum menandatangani kontrak jangka panjang.
Bagi perusahaan dan pengembang di Indonesia, kabar ini relevan saat memilih tempat melatih atau menjalankan model AI. Sewa GPU dari neocloud bisa lebih hemat untuk proyek jangka pendek, tetapi kontraknya sebaiknya disertai klausul kelangsungan layanan dan portabilitas data. Untuk data pribadi, perusahaan tetap wajib memperhatikan aturan transfer data lintas negara sebelum memindahkan beban kerja ke luar negeri.
(Burung Hantu Infratek / Berbagai Sumber)
⚠️ Berita ini seluruhnya diriset, ditulis, dan dikembangkan dengan bantuan AI internal Burung Hantu Infratek.
🦉 Burung Hantu Infratek adalah software house dan system integrator yang sudah berpengalaman lebih dari 5 tahun dalam pengembangan dan implementasi generative AI pada berbagai perusahaan dan institusi.
Berita Terkait Nebius
☁️ Microsoft Gandeng Nebius Deal AI $20 Miliar
💸 Meta Kerek Belanja Modal ke $145 Miliar; Siapkan Saham Tanpa Hak Suara
🚀 Anthropic Teken Sewa Data Center Pertama di Kanada; Proyek C$10 Miliar
📊 DeepSeek Raup $15 Miliar; Dua Hari Usai Didepak Instansi Federal AS
Sumber dan Referensi
[1] Nebius secures $3.5 billion financing facility with Citi - Nebius
[2] Nebius reports second quarter 2026 financial results - Nebius
[3] Nebius Group announces closing of private offering of convertible senior notes - Nebius
[4] Nebius Group Secures $3.5 Bln Credit Facility From Citi - RTTNews
[5] Nebius Secures $3.5 Billion Citi Facility to Fund AI Expansion - The Energy Mag
