Anthropic Teken Sewa Data Center Pertama di Kanada; Proyek C$10 Miliar

Anthropic resmi menyewa kapasitas pusat data di kampus milik EverWind di Point Tupper, Nova Scotia, Kanada. Kesepakatan yang diumumkan pada 16 Oktober 2026 itu menjadi perjanjian data center pertama Anthropic di Kanada, bagian dari rencana investasi EverWind senilai lebih dari 10 miliar dolar Kanada untuk kampus data center dan pembangkit listrik tenaga angin. Langkah ini menunjukkan perlombaan kapasitas komputasi AI kini merambah wilayah yang menjanjikan energi bersih dan perlindungan bagi pelanggan listrik setempat.
Penyewa Misterius yang Akhirnya Diumumkan
EverWind, perusahaan energi yang berkantor pusat di Halifax, mengumumkan rencananya pada Jumat pagi, 16 Oktober 2026. Saat itu perusahaan hanya menyebut telah meneken sewa jangka panjang dengan "pengembang AI frontier terkemuka" untuk fase awal kampus. Anthropic baru mengonfirmasi keterlibatannya lewat rilis berita pada sore harinya.
Menurut CBC, EverWind akan membangun dan memiliki fasilitas tersebut, sedangkan Anthropic menyewa fase pertama untuk jangka waktu minimal 20 tahun. "Warga Kanada menggunakan Claude dalam jumlah yang terus bertambah, dan kami ingin infrastruktur kami lebih dekat dengan orang-orang yang mengandalkannya," kata Jacob Glick, Head of Canada Public Policy Anthropic.
CEO EverWind Trent Vichie menyebut proyek ini sebagai suntikan modal swasta terbesar dalam sejarah Nova Scotia. Rilis resmi EverWind merinci lebih dari 8 miliar dolar Kanada untuk membangun dan membiayai kampus data center, ditambah 2 miliar dolar Kanada untuk portofolio pembangkit angin darat di provinsi itu.
Kapasitas 420 Megawatt dan Janji Soal Listrik dan Air
Kampus Point Tupper akan dibangun dua tahap. Fase pertama berkapasitas 95 megawatt dijadwalkan beroperasi akhir 2027, disusul ekspansi 325 megawatt yang ditargetkan pada 2028 dengan syarat komersial, teknis, dan regulasi terpenuhi. Total kapasitasnya 420 megawatt, sementara kapasitas pembangkit listrik Nova Scotia saat ini mendekati 3.000 megawatt.
EverWind berjanji menanggung biaya infrastruktur kelistrikan yang timbul akibat proyek, sehingga tidak dibebankan ke pelanggan listrik yang ada. The Globe and Mail melaporkan fasilitas itu akan dilengkapi penyimpanan baterai dan sistem air pendingin tertutup. EverWind dan Anthropic juga ikut menandatangani prinsip pengembangan data center yang bertanggung jawab dari pemerintah federal Kanada.
Proyek ini diperkirakan menyerap sekitar 2.000 pekerja konstruksi dan 215 posisi permanen. Meski begitu, kritik tetap muncul. Pemimpin partai NDP Nova Scotia, Claudia Chender, menilai warga patut curiga ketika pemerintah provinsi menolak aturan khusus untuk data center. Ia menegaskan perusahaan swasta perlu diatur agar kepentingan publik terjaga.
Dampaknya bagi Persaingan Infrastruktur AI
Kesepakatan ini memperlihatkan betapa besarnya kebutuhan komputasi pengembang model AI. Reuters mencatat Anthropic membelanjakan 7,33 miliar dolar AS untuk komputasi dan infrastruktur tahun lalu, naik tiga kali lipat dibandingkan 2024. Lokasi baru dipilih bukan hanya karena lahan dan listrik, tetapi juga karena kedekatan dengan pelanggan di negara tersebut.
Pola janji yang dipakai di Nova Scotia, yaitu menanggung biaya jaringan listrik, memakai pendingin tertutup, dan menyiapkan program manfaat bagi komunitas, kini menjadi syarat tidak tertulis agar proyek data center AI diterima warga. Isu listrik dan air menjadi titik paling sensitif, terutama di daerah yang jaringannya belum dirancang untuk beban ratusan megawatt.
Bagi Indonesia, pelajarannya sangat relevan. Pembangunan pusat data AI di Jatiluhur, Purwakarta, dihentikan sementara pada akhir September 2026 karena AMDAL dan PBG masih diproses, sementara kebutuhan air warga ikut disorot. Pengembang dan pemerintah daerah di Indonesia dapat meniru pendekatan transparan seperti di Nova Scotia, yakni membuka angka kapasitas, sumber energi, dan pemakaian air sejak awal agar investasi data center berjalan tanpa memicu penolakan.
(Burung Hantu Infratek / Berbagai Sumber)
⚠️ Berita ini seluruhnya diriset, ditulis, dan dikembangkan dengan bantuan AI internal Burung Hantu Infratek.
🦉 Burung Hantu Infratek adalah software house dan system integrator yang sudah berpengalaman lebih dari 5 tahun dalam pengembangan dan implementasi generative AI pada berbagai perusahaan dan institusi.
Berita Terkait Anthropic
💸 Anthropic Siapkan $10 Miliar Bangun AI Masa Depan
🤖 Jam Kerja Agen AI di Anthropic Kini 6 Kali Lipat Karyawannya
☁️ Data Center AI Menjamur di Asia Tenggara, Karawang Jadi Sorotan
⚡ Peta Jalan AI 2029 Diproses Jadi Perpres; Komdigi Soroti Listrik dan Air
Sumber dan Referensi
[2] Nova Scotia to host massive data centre to power Anthropic's AI assistant Claude - CBC News
[3] EverWind's large-scale data centre in N.S. will power Anthropic's Claude AI - Global News
[4] Anthropic signs onto $10-billion Nova Scotia data centre project - The Globe and Mail
[5] Anthropic signs lease for first Canadian data center - Reuters via The Star
[6] AMDAL-PBG Belum Beres, Proyek Pusat Data AI Jatiluhur Disetop Sementara - detikJabar
