Meta Jajaki Obligasi $20 Miliar; S&P Ubah Prospek Jadi Negatif

Meta Jajaki Obligasi $20 Miliar; S&P Ubah Prospek Jadi Negatif

Meta Platforms menjajaki penerbitan obligasi lintas negara bernilai sedikitnya $20 miliar untuk membiayai infrastruktur kecerdasan buatan, menurut laporan Bloomberg News yang dikutip Reuters pada 2 November 2026. Rencana itu muncul sekitar sepekan setelah Meta mengumumkan penawaran saham terbesar sepanjang sejarahnya, sekitar $97,5 miliar, dan tiga hari setelah S&P Global Ratings mengubah prospek peringkat Meta menjadi negatif. Pasar kini menguji seberapa besar utang AI Big Tech bisa ditanggung investor.

Obligasi Dolar dan Euro, Sedikitnya $20 Miliar

Meta menjajaki penawaran obligasi dalam dolar AS dan euro dengan nilai sedikitnya $20 miliar, menurut Bloomberg News yang dikutip Reuters pada 2 November 2026. Tenor obligasi dolar mencakup 5 sampai 30 tahun, sedangkan tranche euro berkisar dari sekitar 4 tahun hingga lebih dari 38 tahun. Belum ada keputusan final.

Bloomberg menyebut ukuran penawaran bisa bertambah tergantung permintaan investor. Meta meminta Citigroup dan Morgan Stanley menggelar panggilan investor pada Senin dan Selasa, 2 dan 3 November, sebagai langkah awal sebelum penawaran resmi dibuka. Dengan begitu Meta membuka dua jalur pembiayaan, saham dan utang, dalam rentang sekitar satu pekan. Meta, Morgan Stanley, dan Citigroup belum menanggapi permintaan komentar Reuters saat laporan itu terbit.

Finimize mencatat tranche euro dengan tenor lebih dari 38 tahun menjadi tantangan tersendiri, karena harga obligasi berjangka panjang sangat sensitif terhadap perubahan suku bunga sehingga investor biasanya meminta imbal hasil tambahan. Waktunya pun padat: Alphabet juga masuk pasar pada hari yang sama dengan penawaran obligasi euro senilai 6 miliar euro.

Rencana Saham $97,5 Miliar yang Mendahului Utang

Penawaran saham Meta yang diumumkan pada 26 Oktober 2026 berpotensi mencapai $97,5 miliar, tetapi baru sekitar $37,5 miliar yang sudah dihargai pada 27 Oktober. Sisanya, hingga $60 miliar, berupa program penjualan saham di pasar terbuka yang belum dimulai dan belum punya syarat final.

Menurut NeoTeo yang merujuk pengumuman Meta, perusahaan menaikkan penawaran saham Kelas A dari $22,5 miliar menjadi $25 miliar dengan harga $625 per saham. Meta juga menjual 250 juta saham depositari seharga $50, setara sekitar $12,5 miliar, yang mewakili saham preferen konversi wajib dengan dividen 6,50 persen per tahun. Penawaran saham Kelas A memakai perjanjian penjualan berjangka, jadi Meta tidak berharap menerima dananya di awal.

Program $60 miliar akan memakai saham Kelas C tanpa hak suara yang direncanakan dibagikan satu banding satu kepada pemegang saham Kelas A dan B pada Januari. Penjualannya diperkirakan baru berjalan setelah saham Kelas C diperdagangkan pada kuartal pertama 2027. Bloomberg juga melaporkan Nvidia, AMD, dan Broadcom menyatakan minat membeli saham Meta hingga $5 miliar secara gabungan, yang oleh Meta digambarkan sebagai minat tidak mengikat.

S&P Ubah Prospek Meta ke Negatif, Peringkat AA- Bertahan

S&P Global Ratings pada Jumat, 30 Oktober 2026, menurunkan prospek peringkat kredit Meta dari stabil menjadi negatif, dengan peringkat AA- tidak berubah. Alasannya mencakup belanja modal yang tinggi, kewajiban sewa pusat data, dan keraguan soal kemampuan Meta meraup untung dari investasi AI.

Menurut laporan Alliance News, rasio utang terhadap kemampuan bayar Meta melonjak dari sekitar 0,1 kali tahun lalu menuju batas penurunan peringkat AA- sebesar 1,0 kali, dan diperkirakan naik ke 1,3 kali saat sewa pusat data Sopaipilla di El Paso, Texas dimulai pada 2028. S&P kini memperkirakan arus kas operasi bebas Meta negatif pada 2026, 2027, dan 2028, padahal sebelumnya diperkirakan kembali positif pada 2028.

S&P menyebut jalur penurunan peringkat sudah jelas. "Kami bisa menurunkan peringkat Meta jika kami memperkirakan leverage versi S&P naik di atas 1 kali secara berkelanjutan dan arus kas operasi bebasnya tetap negatif melewati 2028," tulis S&P Global Ratings dalam pernyataannya. Lembaga itu juga menyoroti ketidakpastian monetisasi investasi AI Meta sebagai faktor tambahan.

Dampaknya bagi Pembiayaan Infrastruktur AI

Reuters menulis bahwa Meta, seperti banyak pesaingnya, mengumpulkan dana lewat utang dan ekuitas untuk memperluas infrastruktur AI, sementara belanja besar itu kini menarik pengawasan investor yang lebih ketat. Harga obligasi Meta akan menjadi tolok ukur seberapa mahal pasar menghargai risiko pembangunan AI.

Finimize menilai selisih imbal hasil di atas surat utang pemerintah bisa menunjukkan apakah pasar menginginkan batas yang lebih jelas atas belanja AI Big Tech. Penerimaan yang lemah akan menaikkan standar bagi penerbit sejenis, termasuk Alphabet, karena bank penjamin memakai penawaran baru sebagai acuan harga bagi perusahaan serupa.

Bagi perusahaan dan pemerintah di Indonesia yang memakai layanan cloud dan model AI dari raksasa teknologi AS, kisah ini layak dipantau. Biaya modal penyedia layanan bisa memengaruhi arah harga dan ketersediaan kapasitas komputasi dalam jangka menengah, sehingga kontrak AI jangka panjang sebaiknya menyertakan klausul harga dan kapasitas yang jelas.

(Burung Hantu Infratek / Berbagai Sumber)

Foto sampul: ilustrasi dibuat dengan AI, bukan foto produk atau kejadian asli.


⚠️ Berita ini seluruhnya diriset, ditulis, dan dikembangkan dengan bantuan AI internal Burung Hantu Infratek.

🦉 Burung Hantu Infratek adalah software house dan system integrator yang sudah berpengalaman lebih dari 5 tahun dalam pengembangan dan implementasi generative AI pada berbagai perusahaan dan institusi.


Berita Terkait Meta

💸 Meta Kerek Belanja Modal ke $145 Miliar; Siapkan Saham Tanpa Hak Suara

📉 Oracle Ajukan Jual Saham dan Obligasi $20 Miliar; Saham Anjlok 8,8 Persen

☁️ Google Jamin Sewa Anthropic di Kentucky; Kontrak TeraWulf $19 Miliar

📊 AMD Lapor Pendapatan Q3 $13,4 Miliar; Data Center Melonjak 97 Persen


Sumber dan Referensi

[1] Meta eyes at least $20 billion from potential bond offerings, Bloomberg News reports - The Star (Reuters)

[2] S&P Global cuts Meta Platforms ratings outlook to negative - VZ VermögensZentrum (Alliance News)

[3] Meta upsizes equity offering as it seeks almost US$98 bil - The Edge Malaysia (Bloomberg)

[4] Meta AI funding: $37.5B priced, $60B proposed - NeoTeo

[5] Meta Weighs A $20 Billion Bond Deal For AI - Finimize

    Meta Jajaki Obligasi $20 Miliar; S&P Ubah Prospek Jadi Negatif | Burung Hantu Infratek