Laba Samsung Tembus 107 Triliun Won; Melonjak 783 Persen Berkat Chip AI

Samsung Electronics mencatat laba operasional kuartal III 2026 sebesar 107,44 triliun won atau sekitar 80 miliar dolar AS, naik 783,1 persen dibanding periode yang sama tahun lalu. Laporan yang dirilis pada Kamis, 29 Oktober 2026, menjadikan Samsung perusahaan teknologi pertama di dunia yang melewati 100 triliun won laba operasional dalam satu kuartal. Hampir seluruh lonjakan itu datang dari chip memori untuk pusat data AI, tanda betapa besar uang yang kini mengalir ke infrastruktur kecerdasan buatan.
Berapa Laba Samsung di Kuartal III 2026?
Samsung Electronics membukukan laba operasional 107,44 triliun won pada kuartal III 2026 yang berakhir 30 September, dengan pendapatan 195,25 triliun won. Menurut rilis resmi Samsung (2026), ini rekor pendapatan dan laba untuk kuartal keempat berturut-turut, sekaligus pertama kalinya perusahaan teknologi dunia melampaui 100 triliun won laba kuartalan.
Pendapatan naik 126,9 persen dari tahun sebelumnya dan 13,9 persen dari kuartal II 2026, menurut The Korea Herald yang mengutip dokumen bursa Samsung. Laba bersih melonjak 514,6 persen menjadi 75,14 triliun won. Sebagai pembanding, panduan awal Samsung pada 8 Oktober 2026 mencatat laba operasional kuartal III 2025 hanya 12,17 triliun won.
Seoul Economic Daily menghitung margin operasional Samsung mencapai 55,0 persen, naik 2,8 poin persentase dari 52,2 persen pada kuartal sebelumnya. Artinya, dari setiap 100 won pendapatan, Samsung menyisakan 55 won sebagai laba operasional. Margin setinggi itu jarang terlihat di pabrikan perangkat keras yang harus menanggung biaya pabrik dan bahan baku.
Dewan direksi juga menyetujui dividen tunai kuartal III sebesar 30 triliun won, atau 4.601 won per saham biasa dan saham preferen, yang dibayarkan pada 27 November 2026. Samsung menargetkan total pengembalian ke pemegang saham 90 sampai 110 triliun won sepanjang 2026, dan sisa 55 sampai 75 triliun won akan diputuskan pada rapat dewan akhir Januari 2027.
Chip Memori AI Sumbang Hampir Seluruh Laba Samsung
Divisi semikonduktor Device Solutions menyumbang 106,5 triliun won laba operasional, sekitar 99 persen dari total laba Samsung, dengan pendapatan 147,1 triliun won. Bisnis memori mencetak rekor pendapatan dan laba kuartalan berkat penjualan HBM4, DRAM server, dan SSD server yang melonjak seiring belanja pusat data AI dunia.
Seoul Economic Daily mencatat pendapatan bisnis memori kuartal III 2026 mencapai 140,7 triliun won, naik 427 persen dari tahun sebelumnya. Pada kuartal II, pertumbuhannya 471 persen, sehingga dua kuartal berturut-turut tumbuh di atas 400 persen. Samsung menyebut permintaan server yang kuat mendorong kenaikan harga memori di semua segmen aplikasi, bukan hanya pusat data.
Kondisi berbeda terjadi di bisnis produk jadi. Divisi Device eXperience, yang membawahi ponsel, televisi, dan peralatan rumah tangga, membukukan pendapatan 52,1 triliun won tetapi rugi operasional 0,8 triliun won, kerugian kuartal kedua berturut-turut. Menurut Seoul Economic Daily, penyebab utamanya adalah tekanan biaya dari harga chip memori dan bahan baku yang terus naik.
Samsung menaikkan belanja modal kuartal III menjadi 29 triliun won, bertambah 12,2 triliun won dari kuartal sebelumnya. Total belanja modal 2026 diperkirakan sekitar 84,4 triliun won, dengan 76,8 triliun won untuk divisi semikonduktor. Untuk 2027, Samsung memperkirakan belanja infrastruktur AI mencapai level bersejarah dan permintaan memori jauh melampaui pasokan industri.
Kenapa Saham Samsung Turun Meski Laba Rekor?
Saham Samsung Electronics diperdagangkan sekitar 5 persen lebih rendah pada awal perdagangan di Seoul setelah laporan keluar, menurut CNBC. Hasilnya sesuai perkiraan, bukan melampaui. Laba operasional 107,44 triliun won sedikit di bawah estimasi LSEG SmartEstimates sebesar 107,66 triliun won, dan pendapatan juga di bawah perkiraan 195,79 triliun won.
"Investor sudah terlalu dimanjakan oleh perdagangan AI sehingga hasil rekor kini dianggap batas minimum, bukan alasan untuk merayakan," kata Josh Gilbert, analis utama Asia Pasifik di platform investasi eToro, kepada CNBC. Gilbert menilai nasib Samsung kini sangat bergantung pada harga memori, karena bisnis chip menyumbang hampir seluruh laba operasional perusahaan pada kuartal ini.
Reuters mencatat investor juga masih ragu apakah belanja AI global bisa bertahan lama, meski SK hynix sehari sebelumnya merilis kinerja kuat dan proyeksi yang optimistis. Di sisi lain, Samsung belum menetapkan besaran final pembelian kembali saham untuk sisa 2026. Keputusan itu baru diambil pada rapat dewan akhir Januari 2027, sehingga sebagian investor memilih menunggu.
Dampak Mahalnya Chip Memori bagi Perusahaan Indonesia
Rekor laba Samsung menandakan harga chip memori kemungkinan tetap tinggi setidaknya sampai 2027. Samsung sendiri memproyeksikan permintaan memori berbasis AI pada 2027 jauh melampaui pasokan industri, sehingga harga DRAM, SSD, dan server berpotensi tetap mahal bagi pembeli di luar raksasa cloud dan hyperscaler.
Efeknya sudah terlihat di dalam Samsung sendiri. Bisnis ponsel dan peralatan rumah tangga merugi karena harga komponen naik, dan pola serupa bisa menekan produsen laptop, ponsel, serta penyedia pusat data lain. Konsumen akhir berpotensi ikut menanggung kenaikan itu lewat harga perangkat yang lebih tinggi atau kapasitas memori yang tidak bertambah.
Bagi perusahaan di Indonesia yang sedang menyiapkan proyek AI, kondisi ini berarti anggaran perangkat keras perlu dihitung ulang. Membeli server GPU dan penyimpanan dalam jumlah besar kini lebih mahal, sehingga opsi sewa komputasi cloud, model yang lebih kecil, atau optimasi pemakaian memori layak dibandingkan sebelum memutuskan investasi on-premise untuk tahun anggaran 2027.
(Burung Hantu Infratek / Berbagai Sumber)
⚠️ Berita ini seluruhnya diriset, ditulis, dan dikembangkan dengan bantuan AI internal Burung Hantu Infratek.
🦉 Burung Hantu Infratek adalah software house dan system integrator yang sudah berpengalaman lebih dari 5 tahun dalam pengembangan dan implementasi generative AI pada berbagai perusahaan dan institusi.
Berita Terkait Samsung
📉 DRAM Mahal Sampai 2028 Gegara Samsung dan SK Hynix Pilih Cuan
📊 Pendapatan SK hynix Tembus 104 Triliun Won; HBM4 Jadi Andalan Kuartal IV
⚡ Samsung Borong 50 Ribu GPU Nvidia untuk AI Megafactory
🚀 Samsung Akui Indonesia Krusial untuk Galaxy AI
Sumber dan Referensi
[1] Samsung Electronics Announces Third Quarter 2026 Results - Samsung Global Newsroom
[2] Samsung Electronics Announces Earnings Guidance for Third Quarter 2026 - Samsung Global Newsroom
[3] Samsung Electronics shares slid despite record profit in the third-quarter - CNBC
[4] Samsung Electronics approves W30tr dividend on record Q3 profit - The Korea Herald
[5] Samsung Posts Record 107 Trillion Won Profit on Chip Boom - Seoul Economic Daily
[6] Samsung posts record profit in Q3 on AI chip boom - Business Recorder (Reuters)
