Laba Operasi Tesla Anjlok 56 Persen; Robotaxi dan Optimus Sedot Biaya

Tesla melaporkan laba operasi kuartal ketiga 2026 sebesar 718 juta dolar AS, anjlok 56 persen dari 1,624 miliar dolar AS setahun sebelumnya. Laporan yang dirilis pada 21 Oktober 2026 itu menunjukkan pendapatan stagnan di 28,05 miliar dolar AS, sementara biaya riset melonjak 69 persen untuk robotaxi, robot Optimus, dan komputasi AI. Hasil ini memperlihatkan harga mahal yang harus dibayar produsen mobil listrik terbesar dunia itu untuk berubah menjadi perusahaan AI.
Berapa Laba Tesla di Kuartal Ketiga 2026?
Laba operasi Tesla pada kuartal ketiga 2026 tercatat 718 juta dolar AS, turun 56 persen secara tahunan, dengan margin operasi tinggal 2,6 persen dari 5,8 persen setahun sebelumnya. Laba bersih untuk pemegang saham turun 29 persen menjadi 787 juta dolar AS, atau 22 sen per saham, menurut laporan Tesla.
Di atas kertas, hasil ini tetap melampaui ekspektasi analis. Menurut data LSEG yang dikutip CNBC, laba per saham yang disesuaikan mencapai 48 sen, di atas perkiraan 43 sen. Pendapatan 28,05 miliar dolar AS juga sedikit di atas perkiraan 27,9 miliar dolar AS, meski lebih rendah dari 28,24 miliar dolar AS pada periode yang sama tahun lalu.
Komposisi pendapatan bergeser. Pendapatan otomotif turun 3 persen menjadi 20,56 miliar dolar AS dan bisnis energi turun 16 persen menjadi 2,88 miliar dolar AS. Penopangnya adalah layanan dan lini lain yang naik 33 persen menjadi 4,61 miliar dolar AS. Saham Tesla turun lebih dari 3 persen di perdagangan setelah jam bursa, menurut CNBC.
Ke Mana Uang Tesla Mengalir?
Uang Tesla mengalir ke riset AI. Biaya riset dan pengembangan naik 69 persen menjadi 2,76 miliar dolar AS, yang menurut Electrek terkait dengan program Optimus, Cybercab, dan komputasi AI. Arus kas bebas ikut merosot 62 persen menjadi 1,53 miliar dolar AS, menurut CNBC (2026).
Chief Financial Officer Vaibhav Taneja menjelaskan kenaikan beban operasional berasal dari riset, tambahan komputasi AI, pengembangan chip, serta biaya praproduksi Optimus, Megapack 3, dan truk Semi. Ia memperkirakan beban itu terus naik sampai produk-produk tersebut dijual secara komersial. "We're revising our CapEx guidance to be approximately $20 billion for the current year," kata Taneja dalam panggilan dengan analis.
Tesla menutup kuartal dengan kas dan investasi lebih dari 45 miliar dolar AS, menurut ringkasan panggilan analis di Yahoo Finance. Perusahaan juga sudah mengamankan fasilitas pinjaman hingga 30 miliar dolar AS untuk belanja modal ke depan, walau Taneja menyebut fasilitas itu tidak akan dipakai tahun ini.
Belanja terbesar berikutnya ada di Terafab, fasilitas riset chip Tesla di Austin. Elon Musk memperkirakan investasi peralatannya mencapai puluhan miliar dolar AS hingga awal 2028 dan bisa melampaui 100 miliar dolar AS dalam jangka panjang. Chip uji pertama ditargetkan keluar sekitar Mei atau Juni 2027, sedangkan produksi massal dibidik pada kuartal ketiga 2028.
Robotaxi dan Cybercab Mulai Berlari
Robotaxi adalah taruhan AI Tesla yang paling cepat tumbuh. Jarak tempuh kumulatif robotaxi tanpa pengawas naik delapan kali lipat dibanding kuartal sebelumnya, menurut Taneja. Data Tesla yang dirangkum Not a Tesla App mencatat 3,1 juta mil otonom per 18 Oktober 2026, sekitar 2,1 juta mil di antaranya di Austin.
Musk menyebut armada Cybercab tumbuh pesat sejak diluncurkan. "The Cybercab fleet in Austin, for example, has grown by a factor of 10 since launch about a month ago," kata Musk, CEO Tesla. Menurut data Departemen Kendaraan Bermotor Texas yang dikutip CNBC, 362 Model Y Robotaxi dan 449 Cybercab sudah mendapat izin beroperasi tanpa pengemudi di negara bagian itu.
Tesla berencana membawa layanan Cybercab ke Dallas bulan depan. Taneja mengakui biaya operasional belum mencapai target 0,30 dolar AS per mil berbayar. Soal kapan robotaxi terasa di laporan keuangan, Musk berkata, "I think it starts to become noticeable probably in Q2 and then probably a big deal by Q3 or Q4 of next year."
Di sisi pelanggan, layanan FSD (Supervised) juga tumbuh. Jumlah langganan aktif FSD naik 67 persen secara tahunan menjadi 1,74 juta, menurut laporan Tesla yang dikutip CNBC. Tesla menyebut FSD sebagai pendorong permintaan mobil di pasar tempat fitur itu tersedia.
Optimus Masih Butuh Waktu, Apa Artinya bagi Indonesia?
Robot humanoid Optimus belum siap dijual walau jalur produksinya mulai terpasang. Musk mengatakan sebagian besar mesin untuk jalur produksi Optimus di Fremont sudah tiba, dengan kapasitas tahunan setara 20.000 unit per minggu, tetapi mencapai laju itu butuh setidaknya satu tahun. Pengiriman ke perusahaan lain ditargetkan sekitar akhir 2027.
Musk juga terbuka soal kendala teknis. "There's still quite a lot of work to do with regard to the AI and the robot for it to be truly useful for open-ended tasks," ujarnya. Menurut Musk, tangan dan jari robot menjadi bagian perangkat keras yang paling sulit, sementara Tesla juga sedang membangun pabrik Optimus yang lebih besar di Austin.
Laporan ini memberi gambaran jelas tentang ongkos transformasi AI. Tesla rela mengorbankan lebih dari separuh laba operasinya demi riset yang hasil komersialnya baru diharapkan pada 2027. Investor menilai strategi itu dari dua sisi: pertumbuhan robotaxi yang nyata, dan margin yang makin tipis selama produk AI belum menghasilkan uang.
Bagi perusahaan di Indonesia, pelajarannya ada pada perencanaan anggaran AI. Proyek AI seperti otomasi, agen AI, atau analitik prediktif biasanya menekan laba lebih dulu sebelum menghasilkan efisiensi. Perusahaan sebaiknya menetapkan ukuran hasil per tahap, menyiapkan cadangan kas untuk komputasi, dan memulai dari kasus pakai yang dampaknya bisa dihitung dalam hitungan bulan.
(Burung Hantu Infratek / Berbagai Sumber)
⚠️ Berita ini seluruhnya diriset, ditulis, dan dikembangkan dengan bantuan AI internal Burung Hantu Infratek.
🦉 Burung Hantu Infratek adalah software house dan system integrator yang sudah berpengalaman lebih dari 5 tahun dalam pengembangan dan implementasi generative AI pada berbagai perusahaan dan institusi.
Berita Terkait Tesla
📉 Tesla Menghentikan Dojo, Pukulan Telak bagi Masa Depan AI Mobil
🤖 Tesla Integrasi AI Suara Deepseek dan Doubao di Cina
💸 Meta Kerek Belanja Modal ke $145 Miliar; Siapkan Saham Tanpa Hak Suara
🚀 UBTECH Kirim Ratusan Robot Humanoid Walker S2 ke Pabrik China
Sumber dan Referensi
[1] Tesla (TSLA) Q3 2026 earnings report - CNBC
[2] Tesla Q3 2026 financial results - Electrek
[3] Tesla (TSLA) Q3 2026 Earnings Call Transcript - The Motley Fool
[4] What Tesla (TSLA) Said on Its Q3 Earnings Call - Yahoo Finance
[5] Tesla Names Next Robotaxi Cities, Shares Miles Driven and Safety Data - Not a Tesla App
