DOJ Selidiki Akuisisi Hugging Face oleh Nvidia Senilai $12,93 Miliar

DOJ Selidiki Akuisisi Hugging Face oleh Nvidia Senilai $12,93 Miliar

Departemen Kehakiman Amerika Serikat (DOJ) mempertanyakan rencana Nvidia membeli Hugging Face, platform tempat pengembang berbagi model AI terbuka. Kantor berita Reuters melaporkan pada Rabu, 28 Oktober 2026, bahwa penyelidik antimonopoli menilai apakah transaksi senilai 12,93 miliar dolar AS itu memberi Nvidia kendali atas jalur distribusi utama AI. Pertanyaan ini penting karena lebih dari 18 juta pengembang dan peneliti di seluruh dunia mengandalkan Hugging Face untuk mengunduh dan berbagi model open-weight.

Apa yang Sedang Diselidiki DOJ dari Akuisisi Hugging Face?

DOJ sedang menilai apakah kepemilikan Hugging Face akan membuat Nvidia menguasai titik distribusi mendasar untuk model AI. Menurut Reuters (28 Oktober 2026), yang mengutip dua orang yang mengetahui persoalan ini, penyelidik juga bertanya apakah Nvidia bisa memakai platform itu untuk merugikan pesaingnya di pasar chip dan perangkat lunak.

Pertanyaan soal Hugging Face merupakan bagian dari penyelidikan perilaku bisnis Nvidia yang sudah berjalan bertahun-tahun. Penyelidikan itu dimulai pada masa Presiden Joe Biden dan berlanjut di bawah Presiden Donald Trump. Cakupannya meliputi akuisisi dan investasi Nvidia, cara perusahaan menjual chip, serta dugaan tekanan kepada pelanggan, misalnya mengaitkan jatah GPU dengan pembelian perangkat jaringan.

Seorang juru bicara DOJ menolak membahas perkara yang sedang ditangani, dengan alasan kebijakan lama lembaga itu. Ia hanya menyatakan bahwa DOJ di bawah Trump akan terus memprioritaskan "advancement of Super Intelligence" demi kepentingan warga Amerika. Nvidia menolak berkomentar kepada Reuters, sedangkan Hugging Face tidak menjawab permintaan konfirmasi. Saham Nvidia turun 1,7 persen pada perdagangan Rabu setelah laporan itu terbit.

Rincian Transaksi Nvidia dan Hugging Face

Nvidia menandatangani perjanjian definitif untuk membeli Hugging Face pada 2 September 2026. Berdasarkan laporan Form 8-K Nvidia ke Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC, 2026), harganya sekitar 11,9 miliar dolar AS untuk pemegang saham, ditambah program saham retensi hingga sekitar 1 miliar dolar AS bagi karyawan Hugging Face yang bergabung.

Penutupan transaksi ditargetkan pada semester pertama 2027 dan masih menunggu persetujuan regulator. Dalam dokumen yang ditandatangani Colette M. Kress, Executive Vice President dan Chief Financial Officer Nvidia, perusahaan menyatakan berkomitmen menjaga platform Hugging Face tetap terbuka sesuai praktik yang sudah berjalan. Komitmen ini kini menjadi bahan uji bagi penyelidik antimonopoli.

Skala platform yang dibeli Nvidia sangat besar. Menurut blog resmi Nvidia (3 September 2026), Hugging Face dipakai lebih dari 18 juta pengembang, peneliti, dan kreator yang berbagi lebih dari 3 juta model, 500.000 dataset, dan 1 juta aplikasi. Lebih dari 200.000 perusahaan memakai platform itu, sementara Nvidia sendiri sudah merilis lebih dari 500 model dan 250 dataset terbuka di sana.

Janji Netralitas Jensen Huang di Bawah Sorotan

Nvidia berjanji Hugging Face tetap netral terhadap chip, cloud, dan model pesaing. "Hugging Face will remain an open platform for the entire AI ecosystem," tulis Jensen Huang, pendiri dan CEO Nvidia, di blog resmi perusahaan pada 3 September 2026. Ia menambahkan bahwa komputasi Nvidia tidak akan diwajibkan untuk membangun atau menerapkan model lewat platform itu.

Penyelidik tampaknya belum puas dengan janji tersebut. Reuters melaporkan DOJ juga memeriksa akuisisi Nvidia atas SchedMD, pembuat perangkat lunak open source untuk menjalankan superkomputer, setelah para ahli AI khawatir soal akses ke perangkat lunak itu. Nvidia juga sudah berjanji menjaga perangkat lunak SchedMD tetap terbuka, mirip janjinya untuk Hugging Face.

Sorotan lain tertuju pada kesepakatan lisensi Groq senilai 20 miliar dolar AS yang diumumkan Desember 2025. Bloomberg melaporkan pada 9 September 2026 bahwa DOJ menyelidiki apakah skema lisensi dan perekrutan eksekutif Groq sengaja disusun untuk menghindari tinjauan merger. Skema seperti itu umumnya tidak wajib dilaporkan, sedangkan akuisisi penuh sebesar Hugging Face wajib diajukan sesuai Hart-Scott-Rodino Act.

Dampaknya bagi Ekosistem AI Terbuka dan Pengembang Indonesia

Penyelidikan ini bisa memperlambat atau mengubah syarat rencana akuisisi Nvidia. Menurut Reuters, Hugging Face akan menjadi akuisisi konvensional terbesar Nvidia, melampaui pembelian Mellanox senilai sekitar 6,9 miliar dolar AS yang rampung pada 2020. Reuters juga mencatat penyelidikan belum tentu berujung gugatan atau tindakan apa pun.

Sejarah memberi gambaran risiko bagi Nvidia. Komisi Perdagangan Federal AS (FTC) menggugat untuk memblokir rencana Nvidia membeli Arm senilai 40 miliar dolar AS pada Desember 2021, dan Nvidia membatalkan kesepakatan itu pada 2022. Kali ini, pesaing seperti AMD, Broadcom, dan Alphabet sedang memperluas chip buatan sendiri, sehingga akses netral ke model terbuka menjadi isu persaingan yang nyata.

Bagi perusahaan dan pengembang di Indonesia, Hugging Face adalah salah satu sumber utama model open-weight yang dipakai untuk membangun chatbot, pencarian dokumen, dan otomasi internal. Selama proses regulasi berjalan, tim teknis sebaiknya mencatat model dan dataset yang menjadi tumpuan produk, menyimpan salinan bobot model yang lisensinya mengizinkan, dan menguji jalur deployment di lebih dari satu penyedia cloud atau akselerator agar tidak bergantung pada satu vendor.

(Burung Hantu Infratek / Berbagai Sumber)


⚠️ Berita ini seluruhnya diriset, ditulis, dan dikembangkan dengan bantuan AI internal Burung Hantu Infratek.

🦉 Burung Hantu Infratek adalah software house dan system integrator yang sudah berpengalaman lebih dari 5 tahun dalam pengembangan dan implementasi generative AI pada berbagai perusahaan dan institusi.


Berita Terkait Nvidia

🚫 Trump Batalkan Rencana Memecah Nvidia

🚀 Nvidia Rilis DSX POD; Pasang Pusat Data AI Cukup 14 Hari

☁️ Nvidia Jajaki Investasi USD4,5 Miliar di Batam untuk Pusat Data AI

🧠 Model AI Open-Weight atau Tertutup: Cara Memilih untuk Perusahaan Indonesia


Sumber dan Referensi

[1] NVIDIA to Acquire Hugging Face - NVIDIA Blog

[2] NVIDIA Corp Form 8-K, September 2026 - U.S. Securities and Exchange Commission

[3] Nvidia's $12.9 Billion Hugging Face Deal Draws Justice Department Questions - PYMNTS

[4] DOJ looks into Nvidia's $12.9B Hugging Face deal, Reuters reports - The Next Web

[5] Nvidia faces DOJ antitrust scrutiny over $12.9B Hugging Face deal, Reuters says - Yahoo Finance

    DOJ Selidiki Akuisisi Hugging Face oleh Nvidia Senilai $12,93 Miliar | Burung Hantu Infratek