17 Startup AI AS Raup $55 Miliar dalam 7 Pekan 2026

17 Startup AI AS Raup $55 Miliar dalam 7 Pekan 2026

Belum genap dua bulan, pasar AI global sudah dihantam gelombang pendanaan yang mengejutkan: 17 startup berbasis di Amerika Serikat berhasil meraup putaran investasi masing-masing senilai $100 juta atau lebih sejak Januari 2026. Total nilai yang terkumpul melampaui $55 miliar dalam waktu tujuh pekan, sebagian besar ditopang oleh dua mega-round dari xAI dan Anthropic yang masing-masing senilai $20 miliar dan $30 miliar. Jika tren ini berlanjut, 2026 berpotensi melampaui rekor 2025 yang sudah mencatatkan lebih dari $76 miliar investasi AI, jauh sebelum akhir tahun.


Tujuh Pekan, Lebih dari $55 Miliar

Angka-angkanya memang terasa tidak nyata. Namun begitulah kondisi pasar AI AS di awal 2026. Data yang dihimpun TechCrunch menunjukkan bahwa sejak 6 Januari hingga 12 Februari 2026, sedikitnya 17 startup AI berbasis di AS berhasil menutup putaran pendanaan senilai $100 juta atau lebih.

Yang paling mencolok: dua putaran terbesar saja sudah menyumbang lebih dari $50 miliar. xAI milik Elon Musk membuka tahun dengan putaran Series E senilai $20 miliar pada 6 Januari, dengan partisipasi dari Valor Equity Partners, Fidelity, dan Qatar Investment Authority. Beberapa pekan kemudian, Anthropic mengumumkan putaran Series G senilai $30 miliar pada 12 Februari yang menempatkan valuasinya di angka $380 miliar, dengan lebih dari 30 investor termasuk Founders Fund, Coatue, dan Nvidia.

Di luar dua nama tersebut, putaran-putaran yang lebih kecil pun tetap terasa besar menurut standar normal. ElevenLabs, platform voice AI, meraih $500 juta dari Sequoia dengan valuasi $11 miliar. SkildAI, yang membangun model AI untuk menggerakkan robot, mendapat putaran Series C senilai $1,4 miliar dipimpin SoftBank dan Nvidia, menempatkan valuasinya di $14 miliar. Runway, platform AI generatif untuk media, mengumpulkan $315 juta dari General Atlantic dengan valuasi $5,3 miliar.

Bukan Hanya Chatbot: AI Menyusup ke Semua Sektor

Melihat daftar 17 startup ini, ada pola yang menarik. Funding tidak lagi terkonsentrasi di satu kategori. AI kini menyebar ke hampir semua vertikal industri, dan investor tampaknya siap mendanai semuanya.

Infrastruktur dan developer tools mendapat porsi besar. Baseten, platform serving model AI, meraih $300 juta Series E dari IVP dan CapitalG dengan valuasi $5 miliar. Inferact, startup inference AI yang baru berbulan-bulan berdiri, langsung meraih $150 juta seed round dari Andreessen Horowitz dan Lightspeed dengan valuasi $800 juta.

AI untuk industri spesifik juga menarik perhatian besar. OpenEvidence meraih $250 juta Series D untuk chatbot AI bidang medis dengan valuasi $12 miliar. Deepgram, platform voice AI untuk enterprise, mendapat $130 juta Series C. Decagon, platform conversational AI, meraih $250 juta Series D dari Coatue dan Index Ventures dengan valuasi $4,5 miliar.

AI riset dan evaluasi pun kebagian dana segar. Goodfire, lab riset AI interpretatif, meraih $150 juta Series B dari B Capital. Arena, platform evaluasi large language model yang baru berusia setahun, mendapat $150 juta Series A dengan valuasi $1,7 miliar.

Yang menarik perhatian tersendiri adalah humans&, lab riset AI yang meraih putaran seed senilai $480 juta dengan valuasi $4,48 miliar. Angka itu terasa lebih cocok untuk Series C atau D. Investor dalam putaran ini termasuk Nvidia, Jeff Bezos, dan GV.

Apa Artinya Ini bagi Ekosistem AI Indonesia?

Deretan angka ini bukan sekadar berita keuangan dari negeri seberang. Bagi pengembang dan integrator AI Indonesia, daftar 17 startup ini adalah peta teknologi yang akan membentuk tools dan platform yang tersedia dalam 12 hingga 24 bulan ke depan.

Platform seperti ElevenLabs, Deepgram, dan Baseten sudah banyak digunakan dalam stack pengembangan solusi AI Indonesia. Dengan suntikan modal ratusan juta dolar, mereka akan bergerak lebih cepat: fitur baru, kapasitas lebih besar, harga lebih kompetitif, dan dukungan enterprise yang lebih matang.

SkildAI dan Flapping Airplanes memberi sinyal bahwa investasi besar mulai masuk ke AI untuk robotik dan penelitian fundamental, dua area yang akan membentuk gelombang otomasi berikutnya. Sementara itu, hadirnya startup seperti Simile yang membangun AI untuk meniru keputusan manusia dan Fundamental yang fokus di AI riset menunjukkan bahwa batas antara AI riset dan produk komersial semakin tipis.

Satu hal yang pasti: kecepatan perputaran modal di ekosistem AI AS menunjukkan bahwa persaingan tidak akan melambat. Bagi siapapun yang bekerja di ruang integrasi AI, memantau siapa yang mendapat dana besar dan untuk apa dana itu digunakan bukan sekadar trivia, melainkan intelijen bisnis yang nyata.

(Burung Hantu Infratek / Berbagai Sumber)


⚠️ Berita ini seluruhnya diriset, ditulis, dan dikembangkan dengan bantuan AI internal Burung Hantu Infratek. Mohon maaf apabila terdapat ketidakakuratan pada data aktual.


Berita Terkait Investasi AI

💰 xAI Raih Dana $20 Miliar, Nvidia Investasi

🤖 Anthropic Kantongi $20 Miliar, Investor Berebut Masuk

🚀 Mira Murati Raih Valuasi $50 Miliar untuk Thinking Machines

🌲 Black Forest Labs Raih $300 Juta: Startup Jerman Guncang Industri AI


Sumber dan Referensi

[1] Here are the 17 US-based AI companies that have raised $100M or more in 2026 - TechCrunch

[2] xAI Series E Round Announcement - xAI Blog

[3] Anthropic $30 Billion Series G - Anthropic

[4] ElevenLabs Raises $500M Series D at $11B Valuation - TechCrunch

[5] SkildAI Raises $1.4B Series C - TechCrunch