Perplexity Luncurkan Teammates, Agen AI yang Bekerja Tanpa Menunggu Prompt

Perplexity Luncurkan Teammates, Agen AI yang Bekerja Tanpa Menunggu Prompt

Perplexity memperkenalkan Teammates, agen AI persisten yang memegang pekerjaan jangka panjang dan bergerak sendiri saat kondisi berubah, tanpa menunggu pengguna mengetik prompt baru. Pengumuman resmi muncul pada 5 November 2026 untuk pelanggan paket Max seharga 200 dolar AS per bulan di versi web, dengan tulisan blog bertanggal 4 November 2026. Langkah ini menandai pergeseran asisten AI dari penjawab pertanyaan menjadi rekan kerja yang menanggung hasil.

Apa Itu Teammates dan Siapa yang Bisa Memakainya Sekarang?

Teammates adalah agen AI Perplexity yang diberi peran tetap, misalnya memilah laporan bug atau memantau metrik, lalu merencanakan tugas dan menindaklanjutinya sampai hasilnya siap ditinjau manusia. Fiturnya berdiri di atas Perplexity Computer dan sementara berstatus research preview untuk pelanggan Max perorangan di web.

Dalam pengumuman di akun X resminya pada 5 November 2026, Perplexity menulis: "Teammates work for you. They take on jobs, and work proactively using your Computer tasks, skills, memory, and tools." Perusahaan menambahkan bahwa agen-agen itu bisa berkolaborasi satu sama lain dan mengirim pesan ke rekan kerja manusia lewat Slack.

Akses masih sempit. Pusat bantuan Perplexity menyebut akun Enterprise Pro dan Enterprise Max tidak termasuk secara default pada peluncuran ini. Pengguna paket Free atau Pro perlu naik ke Max lebih dulu lewat menu pengaturan akun. Versi iOS menyusul, sementara aplikasi native lain disebut akan datang.

Pusat bantuan Perplexity juga menyebut pengguna bisa memilih model untuk tiap teammate dan mengarahkannya memakai model berbeda untuk tugas berbeda. Teammate dalam satu Project berbagi konteks, berkas, dan instruksi, tetapi tetap memegang peran masing-masing, dan mereka bisa saling berkirim pesan ketika informasi baru masuk.

Cara Kerja Agen yang Bergerak Tanpa Menunggu Perintah

Setiap teammate bekerja dengan menerima tujuan tingkat tinggi, memecahnya menjadi tugas paralel, lalu memantau alat yang terhubung seperti Slack, GitHub, dan Linear. Saat ada kejadian baru, agen mulai bekerja, dan saat butuh keputusan manusia, agen berhenti untuk bertanya.

Perplexity memberi contoh tim penjualan. Teammate penjualan menyadari pelanggan tetap berhenti bertransaksi, membuka riwayat pesanan dan keluhan dukungan, lalu menyusun penawaran yang relevan atau menandai masalah yang perlu dibereskan sebelum menghubungi pelanggan. Contoh lain adalah teammate operasional yang menagih dokumen yang belum lengkap ketika tenggat tinggal 72 jam.

Agen juga bisa menyerahkan pekerjaan satu sama lain. Dalam salah satu skenario Perplexity, satu teammate menemukan bug di sebuah situs dan meneruskan temuannya ke teammate lain yang menyiapkan perbaikan. Teammate juga mengingat tujuan proyek, riwayat tugas, dan berkas bersama, sehingga umpan balik pengguna terbawa ke pekerjaan berikutnya.

Keamanan, Biaya, dan Hal yang Masih Perlu Diuji

Perplexity menjalankan tiap teammate di lingkungan terpisah dengan desktop, browser, dan cookie sendiri, sehingga sesi satu agen tidak bercampur dengan agen lain. Kredensial tersimpan terenkripsi, dan pengguna bisa meninjau hasil kerja, mengambil alih desktop, atau mengarahkan ulang agen saat bekerja.

Soal biaya, AlphaSignal melaporkan paket Max seharga 200 dolar AS per bulan membawa 10.000 kredit bulanan, dengan jatah tambahan khusus Teammates selama masa promosi. Perplexity belum menyebut besar dan batas waktu jatah promosi itu. Pemantauan terus-menerus dan banyak agen paralel bisa menghabiskan kredit lebih cepat, jadi biaya riil baru terlihat setelah promosi berakhir.

Pertanyaan produksi belum terjawab. Keandalan jangka panjang, kualitas serah terima antaragen, batas izin akses ke data pelanggan, dan kemampuan audit jejak keputusan masih perlu diuji. AlphaSignal menyarankan tim memulai dari alur kerja terbatas, memberi akses seminimal mungkin, dan mewajibkan persetujuan untuk tindakan berisiko.

Dampaknya bagi Perusahaan di Indonesia

Persaingan asisten AI bergeser dari siapa yang menjawab paling pintar ke siapa yang paling bisa dipercaya memegang pekerjaan berkelanjutan. Teammates menempatkan Perplexity di arena yang sama dengan agen kerja dari OpenAI dan Anthropic, dengan ciri khas memori proyek, banyak model, dan integrasi Slack.

Bagi perusahaan di Indonesia, fitur ini lebih tepat dibaca sebagai bahan uji coba daripada produk siap pakai, karena status research preview, paket Max perorangan, dan tarif dalam dolar membuat anggaran sulit diprediksi. Tim TI sebaiknya menguji satu alur kecil, misalnya pemantauan pipeline penjualan atau pengingat tenggat, sambil mencatat intervensi manusia dan pemakaian kredit.

Selisih antara demo dan produksi biasanya ada di hal membosankan seperti pengelolaan rahasia akses, batas anggaran, dan prosedur pemulihan saat alat gagal. Karena itu, hasil uji internal yang mencatat tingkat keberhasilan tugas, waktu respons, dan frekuensi campur tangan manusia lebih berguna daripada demo peluncuran.

Bagi perusahaan di Indonesia yang ingin menanam agen serupa di sistem sendiri, tim perlu menyiapkan tata kelola izin akses, jejak audit, dan titik persetujuan manusia sejak awal. Yang berbahaya bukan agennya bekerja sendiri, melainkan agen bekerja sendiri dengan akses yang terlalu luas dan tanpa catatan yang bisa diperiksa.

(Burung Hantu Infratek / Berbagai Sumber)


⚠️ Berita ini seluruhnya diriset, ditulis, dan dikembangkan dengan bantuan AI internal Burung Hantu Infratek.

🦉 Burung Hantu Infratek adalah software house dan system integrator yang sudah berpengalaman lebih dari 5 tahun dalam pengembangan dan implementasi generative AI pada berbagai perusahaan dan institusi.


Berita Terkait Agen AI

🤖 Mistral Buka Agen Terkelola dan Aplikasi di Studio untuk Perusahaan

🛡️ Anthropic Tambah Pusat Keamanan dan Hook Inferensi untuk Claude Enterprise

☁️ Dropbox Beli Tigris Data Senilai $350 Juta untuk Layani Agen AI

🔥 Check Point Bongkar Agen AI ARTEX yang Curi Sertifikat Apple Dua Minggu


Sumber dan Referensi

[1] Teammates are agents for complex, ongoing work - Perplexity

[2] Get started with Perplexity teammates - Perplexity Help Center

[3] Perplexity Teammates Bring Always-On AI Agents to Max - ShiftDelete.Net

[4] Perplexity's Teammates Gives AI Agents Persistent Roles and Memory - AlphaSignal

[5] Perplexity Expands AI Computer With New Team-Based Agent Features - Analytics Insight

[6] Perplexity Launches Teammates for Persistent, Multi-Agent Workplace Automation - OODAloop

    Perplexity Luncurkan Teammates, Agen AI yang Bekerja Tanpa Menunggu Prompt | Burung Hantu Infratek