Linux 7.4-rc1 Rekor 19.671 Commit; Torvalds Nilai Patch AI Lebih Sehat

Linux 7.4-rc1 Rekor 19.671 Commit; Torvalds Nilai Patch AI Lebih Sehat

Linus Torvalds merilis Linux 7.4-rc1 pada 1 November 2026 setelah jendela merge dua minggu yang mencatat hampir 20.000 commit, jauh di atas kebiasaan sekitar 15.000. Menurut hitungan Phoronix, jumlahnya 19.671 commit, 21 persen lebih banyak dari rekor Linux 7.3. Torvalds menilai gelombang pekerjaan yang dipicu AI lebih sehat jika masuk saat jendela merge daripada menumpuk di masa stabilisasi, meski patch usulan AI sering ditulis ulang manusia.

Jendela Merge Terbesar dalam Sejarah Kernel Linux

Linux 7.4-rc1 menutup jendela merge terbesar sepanjang sejarah kernel. Menurut hitungan Phoronix yang dikutip Hardware Busters, 19.671 commit masuk ke cabang utama sejak tag Linux 7.3, naik 21 persen dari 16.267 commit pada jendela merge 7.3 yang sebelumnya sudah memecahkan rekor.

Dalam lima belas tahun terakhir, satu jendela merge biasanya menerima 12.000 sampai 14.000 commit. Linux 6.7 dengan 16.203 commit dan Linux 4.9 dengan 15.095 commit dulu dianggap lonjakan langka. Di seri 7.x angkanya naik tiap rilis: 12.468 untuk 7.0, 13.963 untuk 7.1, 14.395 untuk 7.2, lalu 16.267 untuk 7.3 dan kini hampir 20.000 untuk 7.4.

Ukuran kodenya ikut membengkak. Menurut hitungan Hardware Busters memakai alat cloc, pohon kernel kini berisi 41.605.120 baris, naik dari 41.019.555 baris pada tag v7.3. Baris kode aktif bertambah dari 30.962.306 menjadi 31.417.938, atau sekitar 455.000 baris baru hanya dalam dua minggu.

Torvalds membuka pengumumannya dengan menyebut jendela ini besar. "This is a BIG merge window," tulisnya dalam laporan mingguan kondisi kernel. Menurut Linux Compatible, ia masih menyimpan beberapa pull request yang belum ia putuskan dan memilih menundanya ke rc2 daripada terus ragu-ragu.

Apa Kata Torvalds soal Patch Buatan AI

Torvalds menyebut alasan lonjakan ini sudah jelas, yaitu aliran pekerjaan yang dipicu AI, dan ia menganggapnya pertanda baik. Ia lebih senang melihat pekerjaan itu masuk lewat jendela merge daripada muncul sebagai tambahan perbaikan di masa rilis kandidat. Menurutnya, itu model yang jauh lebih sehat.

"I'm much happier with the flood of AI triggered work going into the merge window than it showing up mainly as extra fixes during the -rc period," tulis Torvalds, seperti dikutip The Register. Ia berharap angka besar ini menandakan perbaikan AI mulai menjadi bagian dari pengembangan normal, bukan banjir patch yang membanjiri seluruh fase stabilisasi.

Ia juga tidak menutup mata terhadap kualitasnya. Torvalds menggambarkan rilis ini sebagai "Large, and full of fixes for issues found by AI (and more and more the patches have been suggested by AI too, although they often get rewritten)". Artinya, AI makin sering menemukan bug dan mengusulkan perbaikan, tetapi manusia masih menulis ulang banyak di antaranya sebelum patch diterima.

Torvalds memberi catatan penyeimbang. Banyak orang mengharapkan 7.4 menjadi kernel long-term support (LTS) berikutnya, sehingga rilis ini wajar lebih besar. "So it may not just be the flood of AI patches," tulisnya. Sekitar sepertiga perubahan berupa offset register dan bit mask GPU AMD, dan untuk lonjakan semacam itu ia menyarankan, "Just ignore the noise."

Bagaimana AI Mengubah Beban Kerja Maintainer

AI mengubah arus kerja kernel karena kini banyak laporan bug datang lengkap dengan usulan perbaikan. Menurut Hardware Busters, alat AI dan LLM sudah sangat andal menemukan bug kernel, dan hasilnya terlihat di riwayat Git sebagai perbaikan serta patch lanjutan yang harus ditinjau para maintainer.

Contohnya sekumpulan perbaikan OverlayFS yang digabung ke 7.4 akhir pekan ini dan dikreditkan ke peninjauan kode berbantuan AI, dengan penandaan untuk di-backport ke kernel stable. Tekanan serupa terasa di luar kernel: menurut Hardware Busters, PostgreSQL 19 menunda tanggal rilisnya karena peninjau manusia tidak sempat menuntaskan tumpukan bug temuan AI.

Jumlah commit tidak sama dengan kualitas. Hardware Busters mengingatkan bahwa perbaikan satu baris atas bug temuan fuzzer dihitung sama dengan driver baru, sementara jumlah maintainer tidak tumbuh secepat jumlah patch. Tujuh sampai delapan rilis kandidat berikutnya akan menunjukkan seberapa banyak masukan ini perlu diperbaiki ulang atau dibatalkan. Satu fitur 7.4 untuk meredam derau buatan AI bahkan sudah dibatalkan hampir seketika setelah digabung.

Linux 7.3 sendiri menjadi kernel pertama yang melewati 20.000 commit dari satu tag stable ke tag stable berikutnya, tepatnya 20.260. Jendela merge 7.4 saja sudah nyaris menyamai angka itu sebelum rilis kandidat dimulai, sehingga volume perubahan sebelum fase pengujian sudah setara hampir satu siklus penuh rilis sebelumnya.

Dampaknya bagi Perusahaan dan Tim Infrastruktur di Indonesia

Bagi perusahaan, rilis kandidat ini menjadi sinyal bahwa penemuan bug dan tinjauan kode berbantuan AI sudah masuk ke proyek open source terbesar di dunia. Rilis final Linux 7.4 diperkirakan sebelum akhir Desember 2026 dan, menurut BigGo Finance yang merujuk Phoronix, kemungkinan menjadi kernel LTS tahun ini.

Isi 7.4 juga luas. Ada dukungan AMD Ryzen Zen 6 dan fitur PerfOpt untuk GPU terintegrasi Radeon yang menyasar beban kerja AI dan LLM, AMDGPU HDMI 2.1 aktif secara default, dukungan dasar Apple M4, Google Tensor G5 dan Pixel 10, kelanjutan dukungan Snapdragon X2, serta Intel IPU8 untuk laptop Nova Lake. Dukungan Apple M4 belum dianggap siap untuk pengguna akhir.

Bagi tim infrastruktur dan pengembang di Indonesia yang menjalankan Linux di server, kontainer, dan perangkat edge, saran praktisnya adalah tidak menaikkan versi kernel produksi sekarang. Tunggu rilis kandidat berikutnya, uji beban kerja di lingkungan staging, dan pantau apakah gelombang perbaikan awal ini perlu diperbaiki ulang, sebab Hardware Busters mengingatkan bahwa rilis kandidat kali ini butuh pengujian lebih banyak dari biasanya.

Pelajaran yang lebih luas berlaku bagi perusahaan Indonesia yang memakai asisten coding AI: beban kerja bergeser ke tahap peninjauan. Volume perubahan naik lebih cepat daripada jumlah peninjau, jadi kapasitas review, pengujian otomatis, dan aturan kapan patch buatan AI boleh digabung perlu disiapkan sama seriusnya dengan kapasitas menulis kode.

(Burung Hantu Infratek / Berbagai Sumber)

Foto sampul: Krd, CC BY-SA 4.0, via Wikimedia Commons


⚠️ Berita ini seluruhnya diriset, ditulis, dan dikembangkan dengan bantuan AI internal Burung Hantu Infratek.

🦉 Burung Hantu Infratek adalah software house dan system integrator yang sudah berpengalaman lebih dari 5 tahun dalam pengembangan dan implementasi generative AI pada berbagai perusahaan dan institusi.


Berita Terkait AI Coding

🤖 DeepSeek Rilis Super-agent; Agen Coding Saingan Claude Code Pantau Chat Tim

🛡️ Claude Code Palsu di Marketplace Cursor Tanam Backdoor SSH

⚡ Alat Open Source NV UEFI Unlocker Dongkrak AI RTX 20 sampai 40 hingga 75 Persen

💡 Keamanan Rantai Pasok Alat AI Coding: Belajar dari Ekstensi Claude Code Palsu


Sumber dan Referensi

[1] The Linux Kernel Archives, daftar rilis mainline 7.4-rc1 per 2026-11-01 - kernel.org

[2] Linus Torvalds says Linux kernel is out of 'stabilization phase' and using 'much healthier model' for AI contributions - The Register

[3] Linux 7.4 Merge Window Sets a Record With 19,671 Commits as AI-Found Fixes Pile Up - Hardware Busters

[4] Linux Kernel 7.4-rc1 Records Biggest Kernel Merge Window Ever With ~20,000 Commits - Linux Compatible

[5] Torvalds Opens Linux 7.4 With Record Patch Flow, Says AI Work Is Now 'Much Healthier' - BigGo Finance

    Linux 7.4-rc1 Rekor 19.671 Commit; Torvalds Nilai Patch AI Lebih Sehat | Burung Hantu Infratek