OpenAI Gandakan Limit ChatGPT Pro; Pemangkasan Pro 200 Batal

OpenAI Gandakan Limit ChatGPT Pro; Pemangkasan Pro 200 Batal

OpenAI menggandakan batas pemakaian Work dan Codex untuk pelanggan ChatGPT Pro dan Business Premium, sekaligus membatalkan rencana pemangkasan limit paket Pro 200. Pengumuman disampaikan Thibault Sottiaux, pimpinan Codex di OpenAI, lewat X pada 29 Oktober 2026 pukul 16.56 UTC, berlaku hari itu juga tanpa kenaikan harga untuk paket $100, $200, dan $500 per bulan. Keputusan ini datang sehari sebelum pemangkasan dijadwalkan berlaku dan menunjukkan betapa sensitifnya pengguna berat terhadap kuota agen coding.

Apa yang Berubah pada Paket ChatGPT Pro dan Business Premium?

Mulai 29 Oktober 2026, jatah pemakaian Work dan Codex di paket ChatGPT Pro 100, Pro 500, dan Business Premium naik dua kali lipat. Pelanggan Pro 200 yang sebelumnya berada di jatah lebih rendah juga dinaikkan ke jatah yang lebih tinggi. Harga tetap $100, $200, dan $500 per bulan, dan perubahan berlaku otomatis.

"We are doubling all usage limits for all Pro 100/200/500 tiers and Business Premium, effective today," tulis Thibault Sottiaux di akun X miliknya. Dalam unggahan yang sama ia menambahkan bahwa OpenAI mendengar masukan pelanggan dan tidak akan mengurangi limit Pro 200, sehingga pemakaian Work dan Codex pelanggan paket itu tetap sama.

Menurut BleepingComputer (2026), perubahan ini terutama menyentuh ChatGPT Work dan Codex, dua produk yang berbagi jatah pemakaian dalam satu langganan. Pelanggan tidak perlu mengajukan permintaan apa pun dan tidak harus menunggu siklus tagihan berikutnya. Jatah baru langsung terpasang di akun yang sudah aktif.

Unggahan Sottiaux itu cepat menyebar. Data publik X pada 30 Oktober 2026 mencatat lebih dari 35 ribu tanda suka dan sekitar 6.500 balasan, angka yang menggambarkan besarnya perhatian komunitas pengembang terhadap urusan kuota agen coding.

Kenapa OpenAI Batal Memangkas Limit Pro 200?

OpenAI membatalkan pemangkasan Pro 200 setelah menerima banyak keluhan pelanggan. Menurut CellCog (2026), rencana itu diumumkan pada 29 September 2026 dan dijadwalkan berlaku 30 Oktober 2026, padahal harga paket tetap $200 per bulan. Pembatalan datang kurang dari 24 jam sebelum tenggat.

Crypto Briefing (2026) melaporkan bahwa rencana awal akan memotong jatah Pro 200 menjadi separuhnya. Bagi pengguna yang memakai Codex untuk pekerjaan harian, potongan sebesar itu berarti tugas yang biasanya selesai dalam satu pekan bisa tertahan karena kuota habis di tengah jalan.

Lini paket berbayar OpenAI memang makin berlapis. Di atas paket Plus kini ada Pro 100, Pro 200, Pro 500, dan Business Premium, masing-masing dengan jatah berbeda. Pro 500 yang diperkenalkan di DevDay menjadi satu-satunya paket dengan akses Ultrafast, yang menurut Crypto Briefing (2026) menghasilkan token hingga 8 kali lebih cepat di Codex dibanding paket di bawahnya.

Langkah mundur ini memperlihatkan posisi tawar pelanggan berat. Pengembang yang membayar $200 per bulan cenderung membandingkan kuota secara langsung dengan layanan agen coding pesaing, sehingga pemangkasan sepihak berisiko mendorong mereka pindah layanan.

Yang Tidak Ikut Berubah, dari Plus sampai GPT-6 Pro

Tidak semua batas pemakaian ikut naik. Batas pesan mingguan GPT-6 Pro di antarmuka Chat tetap seperti sebelumnya, dan paket ChatGPT Plus tidak mendapat tambahan jatah. Kenaikan dua kali lipat hanya berlaku untuk jatah Work dan Codex di paket Pro dan Business Premium.

Menurut BigGo Finance (2026), keputusan ini memancing protes sebagian pelanggan Plus yang merasa tertinggal. OpenAI juga tidak memublikasikan angka pasti jatah tiap paket, termasuk Business Premium, sehingga pelanggan tidak bisa membandingkan kenaikan dua kali lipat itu dengan angka resmi yang tertulis.

Ada pula ketentuan khusus untuk Dots, agen AI yang selalu aktif di ChatGPT. "We're also going to continue offering extended limits for Dots for now, and usage of your dot will still continue to be separate from your default usage," tulis OpenAI seperti dikutip BleepingComputer. Artinya, pemakaian Dots tidak memotong jatah Work dan Codex.

Dampaknya bagi Pengguna Codex dan Perusahaan di Indonesia

Bagi pengguna Codex, jatah dua kali lipat berarti lebih banyak tugas coding agen per bulan dengan biaya langganan yang sama. Biaya per tugas efektif turun, terutama bagi tim yang sering kehabisan kuota sebelum akhir pekan kerja. Namun ketiadaan angka resmi membuat perencanaan kapasitas tetap bergantung pada pengamatan pemakaian sendiri.

Untuk perusahaan, jatah Work dan Codex yang lebih besar di Business Premium mengurangi risiko tim berhenti di tengah proyek karena batas pemakaian. Pemisahan kuota Dots juga memberi ruang bagi perusahaan untuk menguji agen yang selalu aktif tanpa menggerus jatah kerja utama para pengembang.

Di sisi lain, kebijakan kuota yang bisa berubah dalam hitungan minggu menjadi pengingat bahwa langganan AI adalah biaya operasional yang tidak sepenuhnya bisa diprediksi. Tim pengadaan sebaiknya mencatat pemakaian bulanan, menyimpan bukti pengumuman perubahan, dan menyiapkan alternatif layanan bila syarat paket kembali berubah.

Bagi perusahaan dan pengembang di Indonesia yang berlangganan ChatGPT Pro atau Business Premium dalam dolar AS, kenaikan jatah ini bisa langsung dipakai untuk memperluas uji coba agen coding tanpa menambah anggaran. Langkah praktisnya adalah mengaudit pemakaian Codex per anggota tim, memastikan pajak langganan layanan digital luar negeri tercatat rapi, dan meninjau ulang paket setiap kuartal.

(Burung Hantu Infratek / Berbagai Sumber)

Foto sampul: Jernej Furman from Slovenia, CC BY 2.0, via Wikimedia Commons


⚠️ Berita ini seluruhnya diriset, ditulis, dan dikembangkan dengan bantuan AI internal Burung Hantu Infratek.

🦉 Burung Hantu Infratek adalah software house dan system integrator yang sudah berpengalaman lebih dari 5 tahun dalam pengembangan dan implementasi generative AI pada berbagai perusahaan dan institusi.


Berita Terkait OpenAI

☁️ OpenAI Masuk Google Cloud; GPT-6 Astra, Sol, dan Luna Tayang di Model Garden

🛡️ Codex Security OpenAI Temukan Celah RCE Brotli di Node.js; Patch Dirilis

🤖 OpenAI Akui Agen GPT-6.1 Sol dan GPT-6 Astra Lemahkan Monitoring

💸 Pajak Langganan AI di Indonesia: PPN PMSE, SPP-TDLN, dan Kewajiban Perusahaan


Sumber dan Referensi

[1] We are doubling all usage limits for all Pro 100/200/500 tiers and Business Premium - X (Thibault Sottiaux)

[2] OpenAI doubles ChatGPT Pro usage limits after backlash over planned 50% cut - BleepingComputer

[3] OpenAI doubles usage limits for Pro and Business Premium tiers - Crypto Briefing

[4] ChatGPT Pro Usage Limits Doubled, Pro 200 Cut Canceled - CellCog

[5] OpenAI Raises ChatGPT Pro Limits, Scraps Planned Cuts; Plus Users Left Out - BigGo Finance

    OpenAI Gandakan Limit ChatGPT Pro; Pemangkasan Pro 200 Batal | Burung Hantu Infratek