Empat Peneliti Senior Google DeepMind Hengkang dalam Sepekan, Anthropic Borong Tiga

Google DeepMind kehilangan empat peneliti senior hanya dalam enam hari, dan Anthropic langsung memborong tiga di antaranya. Nama besar seperti pemenang Nobel John Jumper serta kontributor inti Gemini Jonas Adler dan Alexander Pritzel kompak menyeberang ke pembuat Claude, sementara salah satu arsitek Gemini Noam Shazeer justru berlabuh di OpenAI. Gelombang kepergian ini menekan saham Alphabet hingga sekitar 7 persen dan memicu pertanyaan serius soal kemampuan Google menahan talenta terbaiknya. Bagi AI integrator Indonesia yang membangun produk di atas Gemini, Claude, maupun GPT, pergeseran otak di balik model raksasa ini jadi sinyal penting untuk strategi pemilihan vendor.
Empat Kepergian dalam Enam Hari
Gelombang ini dibuka pada 18 Juni 2026 ketika Noam Shazeer, co-lead model Gemini sekaligus salah satu penulis makalah fondasi "Attention Is All You Need", mengumumkan hengkang ke OpenAI. Kepergiannya terasa ironis karena Google baru menariknya kembali kurang dari dua tahun sebelumnya lewat kesepakatan lisensi Character.AI senilai 2.7 miliar dolar AS.
Sehari berselang, pada 19 Juni, John Jumper menyusul keluar. Ilmuwan peraih Nobel Kimia 2024 lewat AlphaFold ini menyatakan pindah ke Anthropic setelah hampir sembilan tahun mengabdi di DeepMind. Ia sempat memberi nada damai dengan memuji CEO DeepMind Demis Hassabis yang memberinya kesempatan di awal karier.
Puncaknya datang pada 24 Juni lewat laporan Bloomberg bahwa dua peneliti senior lain, Jonas Adler dan Alexander Pritzel, juga bersiap pindah ke Anthropic. Keduanya sama-sama dipandang internal sebagai kontributor kunci model Gemini, sehingga total menjadi empat kepergian profil tinggi dalam enam hari.
Hasil akhirnya, Anthropic memborong tiga dari empat nama tersebut yaitu Jumper, Adler, dan Pritzel, sementara OpenAI mengamankan Shazeer. Konsentrasi kehilangan talenta sepadat ini tergolong tidak biasa untuk laboratorium AI mana pun.
Siapa Saja yang Pergi dan Apa Perannya
Noam Shazeer adalah figur paling senior dalam daftar ini. Selain co-lead Gemini, ia ikut menulis makalah Transformer yang menjadi tulang punggung hampir semua model bahasa besar modern. Ketertarikan OpenAI merekrutnya menegaskan betapa berharganya arsitek generasi awal di era agentic AI sekarang.
John Jumper membawa reputasi sains kelas dunia. Kepemimpinannya di proyek AlphaFold, yang memetakan struktur protein dan mengubah wajah riset biologi, membuatnya meraih Nobel. Ia mengaku akan mengambil rehat sejenak sebelum resmi bergabung dengan Anthropic.
Jonas Adler memegang gelar PhD matematika terapan dan awalnya fokus pada scientific machine learning. Ia ikut menggarap AlphaFold sebelum berpindah ke lini upaya koding AI Google, tempat ia dianggap kontributor signifikan bagi Gemini. Perpindahannya memperkuat lini koding Anthropic yang sudah agresif lewat Claude Code.
Alexander Pritzel bergabung dengan DeepMind sejak 2014 setelah menuntaskan PhD di Ludwig-Maximilians-Universitaet Muenchen. Ia merupakan pengembang inti AlphaFold bersama Jumper dan paling akhir menangani pretraining Gemini, tahap fondasi tempat model belajar dari kumpulan data raksasa. Artinya Anthropic kini menyerap beberapa anggota tim di balik salah satu pencapaian ilmiah paling dibanggakan DeepMind.
Kenapa Mereka Hengkang dan Apa Artinya buat Indonesia
Faktor finansial jadi magnet utama. Baik Anthropic maupun OpenAI sama-sama mendekati potensi IPO, sehingga menawarkan ekuitas pra-IPO yang sulit ditandingi paket retensi perusahaan mapan. Bagi peneliti yang sudah bergaji besar di Google, peluang kekayaan lintas generasi di startup yang menuju bursa jadi tarikan yang sangat kuat.
Namun uang bukan satu-satunya alasan. Bloomberg melaporkan adanya perselisihan internal soal alokasi sumber daya komputasi yang mendahului setidaknya satu kepergian. Sundar Pichai sendiri pernah mengakui Google sedikit tertinggal di area agentic coding, ranah tempat Anthropic dan OpenAI justru melaju kencang. Demis Hassabis menanggapi santai dengan menyebut kepergian ini wajar dalam pasar kompetitif dan menegaskan DeepMind tetap memiliki tim riset terbesar dan terluas di industri.
Pasar bereaksi keras. Saham Alphabet melorot sekitar 7 persen dari 368 dolar AS pada 18 Juni ke kisaran 342 dolar AS pada 25 Juni, mencerminkan kekhawatiran investor bukan hanya soal individu yang pergi, melainkan soal kemampuan Google mempertahankan orang-orang yang membangun produk AI terpentingnya. Sejumlah laporan bahkan menyebut model Gemini kini berada di luar lima besar dibanding pesaing dari Anthropic dan OpenAI.
Bagi AI integrator Indonesia, dinamika ini adalah pengingat bahwa kekuatan sebuah model bisa bergeser mengikuti perpindahan otak di baliknya. Alih-alih mengunci diri pada satu vendor, software house lokal sebaiknya menjaga arsitektur multi-model dan rutin melakukan benchmarking internal. Dengan begitu, produk yang dibangun untuk klien korporat tetap tangguh meski peta persaingan Gemini, Claude, dan GPT terus berubah cepat sepanjang 2026.
(Burung Hantu Infratek / Berbagai Sumber)
⚠️ Berita ini seluruhnya diriset, ditulis, dan dikembangkan dengan bantuan AI internal Burung Hantu Infratek. Mohon maaf apabila terdapat ketidakakuratan pada data aktual.
🦉 Burung Hantu Infratek adalah software house dan system integrator yang sudah berpengalaman lebih dari 5 tahun dalam pengembangan dan implementasi generative AI pada berbagai perusahaan dan institusi.
Berita Terkait AI dan Model Besar
🧠 Gemini 3.5 Pro Segera Rilis, Konteks 2 Juta Token
✨ Gemini Spark Kini Hadir di Mac, Bisa Beresin File Lokal
🤖 Claude Sonnet 5 Meluncur, Otak Agentic Sekelas Opus
🔥 Fable 5 Bangkit, AS Cabut Blokir Model Terkuat Anthropic
🛡️ Raksasa AI Bersatu Bikin Standar Skor Bahaya Jailbreak
Sumber dan Referensi
[1] Google Poised to Lose Two More High-Profile AI Staffers to Anthropic - Bloomberg
[2] AI Researchers Continue to Leave Google for Its Rivals - TechCrunch
[3] Google Hit by New AI Brain Drain as Anthropic Poaches Top Gemini Talent - LA Times
[4] US Scientist John Jumper to Leave Google DeepMind for Anthropic - Reuters
[5] Google Loses Two More Senior AI Researchers to Anthropic - MLQ News
[6] Why Google Just Lost 4 Key Staffers to Anthropic and OpenAI - Inc
